Gara-Gara Minta Uangnya Dikembalikan, Wanita ini Bawa Dua Preman Mengaku Anggota TNI Rusak Rumah Warga

0
53

MAKASSAR — Seorang warga mendapat perlakuan kasar dari dua orang preman yang mengaku anggota TNI. Dalam aksinya, kedua preman tersebut merusak pagar rumah warga bernama Najamuddin (49) bersama Istrinya Siti Zaenap (46), warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar Dalam video yang diperlihatkan oleh korban Najamuddin, kedua oknum yang mengaku TNI ini terus menyerang ingin memukul korban sembari mengeluarkan kata-kata kotor.

“Pagar rumah saya dirusak ditendang pak. Dan keluarga saya dan anak saya diancam akan bunuh,” kata Najamuddin saat ditemui awak media, Sabtu, 14 Juli 2018.

Lebih lanjut Najamuddin menjelaskan bahwa kedua oknum itu adalah orang suruhan bernama Wiwi yang menyuruh untuk meminta uang. Kedatangan Wiwi dalam rangka meminta uangnya sebesar Rp 20 Juta dengan membawa dua preman ke rumah Najamuddin.
Najamuddin sendiri menjual lahan ruko ke Wiwi. Wiwi sudah membayar Rp 20 juta sebagai uang muka untuk beli lahan. Belakangan, Wiwi meminta kembali uangnya dengan alasan tidak ada sertifikat lahan, sehingga ia membatalkan pembelian lahan tersebut, dan meminta kembali uangnya. 

Namun saat meminta uangnya, Wiwi dan Najamuddin terlibat dialog di rumah korban. Disinilah kedua oknum TNI yang dibawa Wiwi mengamuk membabi buta hingga merusak pagar rumah milik Najamuddin.
“Dua orang yang mengaku oknum TNI itu tiba-tiba mau pukul saya. Saya tanya baik-baik bapak ini dari mana. Tapi saya tiba-tiba mau dipukul. Dia meyerang saya dan dia tidak mau sebutkan dari kesatuan mana,” jelas Najamuddin.
Sementara istri Najamuddin, Zaenap, yang merekam aksi kedua oknum TNI itu mendapat kata-kata kasar. Terlihat dalam video dua orang berbadan tegap itu semakin bringas ketika Najamuddin ingin menjelaskan perihal masalah penjualan lahan. “Saat ini pak saya akan melapor ke Polisi. Karena saya telah diancam dan anak saya diancam akan dibunuh,” ungkapnya. (*)
 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here