Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan di Desa Bone Subur, Kecamatan Sabbang Luwu Utara Memprihatinkan

0
37

LUWU UTARA, CNEWS — Cukup memprihatinkan, akses jalan sekitar puluhan kilometer menuju Desa Bone Subur, kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Kondisi jalan hancur dan tak sersentuh perbaikan. Sehingga untuk beraktivitas keluar masuk desa, warga terpaksa harus gigit jari untuk bisa merasakan perbaikan.

Berbeda dengan desa tetangga lainnya yang berada di sekitar Desa Bone Subur, akses jalan di desa ini sepertinya dianak tirikan dan sama sekali tidak pernah tersentuh perbaikan.

Menurut Samsir (45), bahwa karena tak adanya perbaikan jalan warga terpaksa melalui jalan tersebut. “Mau bagaimana lagi, kalau tidak ada jalan lain selain jalan ini yang harus di lalui ketika melintas di Desa Bone Subur,” kata Samsir, Jumat (27/8/2018).

Masih kata Samsir, bahwa jelan tersebut belum tersentuh perbaikan sejak bebeapa tahun lalu sampai saat ini. Sehingga dirinya sangat berharap adanya tanggap darurat dari pemerintah. Karena jika dibiarkan rusak, maka ratusan warga tidak bisa menikmati perbaikan jalan. “Kami berharap ada tindakan langsung dari pemerintah, karena jika dibiarkan bagaimana masyarakat ingin mengeluarkan hasil-hasil pertanian,” tegasnya.

Desa Bone Subur adalah sala satu desa yang terbilang cukup tertinggal di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Pada hal desa ini sangat dekat dengan jalan propinsi. Kondisi jalan di Desa Bone Subur berkirikil dan dinilai cukup membahayakan pengguna jalan.

“Pada hal kalau kita lihat penghubung Desa tetangga hampir semua sudah di aspal jalannya seperti antara Desa Batu Alang sudah di anggap cukup lumayan karena telah di aspal. Demikian pula dengan kondisi jalan di desa tetangga lainnya seperti di Desa Tete Uri juga telah di aspal, tinggal Desa Bone Subur yang memang sampai saat ini tidak diaspal,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Samsir, keluhannya, dengan kondisi jalan yang cukup memprihatinkan dirinya mengaku sudah tidak tahan lagi dengan kondisi jalan rusak. Bukan hanya bermasaah dalam menjual hasil pertanian, tapi menghambat aktifitas anak sekolah. Belum lagi ancaman kejahatan yang bisa saja terjadi. “Semua warga kami, kesulitan untuk membawa hasil kebun, “Sehingga kami berharap pemerintah segera mangambil langkah tegas mengatasi persoalan jalan yang rusak,” pungkasnya. ( LAPORAN : SAMSIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here