Gara-Gara Cemburu, Anak Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah Aniaya Kekasihnya

0
42

Jajaran Polres Palopo meringkus pemuda Ahmad Rizaldi Hasrin (25) yang diketahui anak dari Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah di Jalan Salak, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Minggu 13 Agustus 2018 malam.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf menjelaskan, Ahmad Rizaldi Hasrin diringkus lantaran telah melakukan penganiayaan kepada seorang wanita berinisial FD (29) yang juga warga Luwuk Banggai.

Penganiayaan terhadap FD (Korban) yang juga kekasihnya sendiri, terjadi disebuah rumah kos, di Belopa Kabupaten Luwu. FD (korban) memaparkan, kekasihnya itu merupakan alumni Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang baru menyelesaikan pendidikan. Dan ditugaskan di Pemkab Luwu.

“Ia menyampaikan ke orangtua korban kalau ia akan menikahi korban, makanya orangtuanya mengizinkan korban ikut ke Luwu, dengan alasan ada beberapa berkas yang akan di urus,” ungkap AKP Ardy Yusuf Setelah tiba di Belopa Kabupaten Luwu, pelaku langsung menyekap korban dan melakukan penganiayaan serta melarang korban keluar dari kost dan itu berlanjut hingga seminggu.

FD (Korban) dikurung didalam kamar kost selama sepekan. Selain di sekap FD juga dipukul pada bagian bibir, dan beberapa bagian tubuh lainnya termasuk dada kirban hingga mengalami muntah darah.

Sementara itu pelaku dalam keterangannya mengungkapkan alasan melakukan hal tersebut lantaran cemburu dengan teman lelaki korban. ” Untungnya korban berhasil kabur setelah mengancam akan bunuh diri jika dirinya tidak dilepas. Dan bersama kenalannya di Belopa, melaporkan tindak kekerasan yang di alami di Polres Luwu,” ujar Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf seperti dikutip dari salah satu media.

Pelaku ditangkap dan di amankan saat berada di Kota Palopo. Atas kerja sama jajaran Polres Palopo dengan Polres Luwu. “Pelaku kami tahan. Dan menunggu Polres Luwu, untuk tindakan selanjutnya dan untuk sementara pelaku kami amankan di Mapolres Palopo,” ungkap AKP Ardy Yusuf. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here