Dirut Pelindo IV, Farid Padang Perkuat Kerjasama BPKP

0
84

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang bersama Direksi PT Pelindo IV melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ardan Adiperdana di Jakarta, Senin (17/12).

“Pertemuan kami dengan Kepala BPKP, membahas tentang kerjasama pengawasan semua proyek pekerjaan pembangunan pelabuhan yang dilakukan oleh Perseroan,” kata Farid.

Sejauh ini lanjutnya, semua proyek pembangunan yang dilakukan oleh pihaknya, memang selalu bekerjasama dengan pihak BPKP untuk pengawasan maupun proses auditnya.

Untuk diketahui, BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan ini tengah gencar melakukan pembangunan di sejumlah pelabuhan kelolaan. Sebut saja Pelabuhan Bitung, Sorong, Tarakan, Ambon, Ternate, Jayapura, Manokwari dan Pelabuhan Merauke.

Pembangunan teranyar adalah Makassar New Port (MNP) yang sudah dilakukan soft launching untuk Tahap I A pada 2 November lalu. Menyusul Kendari New Port (KNP), yang digadang-gadang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) kedua di Kawasan Indonesia Timur, setelah MNP.

“Untuk semua pembangunan proyek pelabuhan ini, kami selalu menggandeng BPKP untuk kerjasama pengawasannya,” ujar Farid.

Selain itu, Kepala BPKP, Dirut dan Direksi PT Pelindo IV juga melakukan silaturahmi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Dirut Pelindo IV, Farid Padang mengatakan bahwa pihaknya bersama KSAL membahas tentang perkembangan pembangunan proyek Makassar New Port dan Kendari New Port, serta membicarakan tentang masalah pertahanan laut, utamanya di kedua lokasi pembangunan proyek teranyar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini.

Menurut Farid, pertemuan pihaknya dengan KSAL adalah sebagai salah satu upaya untuk mempercepat proses pengembangan dan pengoperasian MNP yang merupakan salah satu PSN untuk mendukung program Tol Laut yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Khususnya terkait Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan Utama Makassar dan Makassar New Port,” sebutnya.

Farid menegaskan, inti dari pertemuan pihaknya dengan KSAL, selain mendapatkan kesepakatan terkait pengembangan yang dilakukan oleh Pelindo IV, juga untuk mencapai kesepahaman bersama dalam hal pengembangan pelabuhan dan kelautan, khususnya di wilayah PT Pelabuhan Indonesia IV. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here