Soal Penerapan Tarif Parkir di D’Maleo dan Matos, Begini Komentar Kadis Perhubungan Mamuju

0
39

MAMUJU, CNEWS — Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Mamuju Sahmin Lihawa, memastikan bahwa pemerintah Kabupaten Mamuju mengalami kerugian pasca diberlakukannya berlakukan tarif biaya parkir oleh manajemen Hotel D’Maleo, dan Maleo Town Square (Matos), karena faktor belum adanya pajak parkir.

Menurut Sahmin Lihawa, penerapan tarif parkir yang dilakukan oleh manajemen Hotel D’Maleo dan Matos tersebut bersifat sah, karena ditopang oleh keberadaan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2018 tentang perparkiran, dan Peraturan Bupati nomor 37 tahun 2018 tentang tentang penetapan biaya parkir bagi penyelenggara fasilitas parkir diluar milik jalan dalam wilayah Kabupaten Mamuju.

“Kalau dia sah, karena sudah ada perda parkir, sudah ada peraturan Bupati, hanya untuk hasil masuk kedaerah tidak ada,” ucap Sahmin Liwa saat ditemui diruang Kerjanya, Jumat, 04/01/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa manajemen Hotel D’Maleo dan Matos memiliki itikad baik, atas kesiapannya untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) pada pemerintah Kabupaten Mamuju sebesar 10 %.

“Cuman mereka disana itu mereka beritikad baik Mereka siap memberikan CSR kepada pemerintah daerah sebesar 10 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, jika pemerintah Kabupaten Mamuju ingin menagih berdasarkan regulasi pajak perparkiran, maka ideal pembagiannya adalah 70 berbanding 30%, namun langkah tersebut belum dapat diberlakukan, karena Pemda tidak memiliki dasar hukum.

“Cuma kalau kita mau menagih sesuai aturan pajak perparkiran itu harus 70 : 30%, itu belum bisa kita lakukan kita melanggar, kalau kita paksa dia bayar, kita melanggar tidak ada payung hukumnya,” tutupnya. (Mp) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here