Dewan Makassar Ingatkan Pembukaan Sekolah Mesti Tetap Hati-Hati

0
40

MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyebut Izin pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka yang sepenuhnya tergantung pemerintah daerah mesti hati-hati.

Pasalnya, sekolah baik di daerah zona hijau, zona kuning, zona oranye, maupun zona merah boleh dibuka jika diizinkan oleh Pemda. Syaratnya mempertimbangkan kesiapan sekolah dan juga izin orang tua murid.

Anggota Komisi D Bidang Kesehahteraan Masyarakat DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman, menilai sekolah bukan satu-satunya tempat belajar untuk anak-anak.

Saat ini, penerapan protokol Covid-19 di Makassar dinilai masih sulit dilakukan terhadap Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Yang paling harus diperhatikan itu anak SD karena susah. Sulit dia pakai masker, dia mau lepas terus,” kata Yeni Rahman, Selasa, 24 November 2020.

Menurutnya, kendati sejumlah regulasi telah mengatur sekolah tatap muka, psikologi anak-anak cenderung ingin terus bermain dan berinterksi.

“Sehingga meski ada aturan pembatasan jumlah siswa hal ini akan tetap sulit dilakukan,” ungkapnya.

“Sempat saya dengar setelah dua bulan dibuka SMA baru dibuka SMP lalu SD dan PAUD, SMP bisa saja tapi SD ini ke bawah sulit,” sambungnya lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here