Owner Warung Kopi 115 Makassar, Andi Darwin : Jangan Berbisnis Hanya untuk Cari Keuntungan

0
202

MAKASSAR — Bisnis kedai kopi menjadi suatu ranah usaha yang banyak digeluti oleh banyak orang. Semakin banyak brand baru bermunculan, persaingannya otomatis semakin ketat. Pada akhirnya, masing-masing pemain kembali dituntut untuk berinovasi agar tetap mendapat konsumen loyal. Lalu seperti apa kiat-kiatnya?

Andi Darwin Owner Warung Kopi 115 Makassar kepada Celebesnews pada, Rabu (16/12/2020) mengungkapkan Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Warung Kopi 115 yang berada di bilangan Jalan Toddopuli Makassar ini merupakan kedai kopi yang menghadirkan berbagai cita rasa kopi hingga makanan-makanan ringan dan melayani sistem order oleh grab dengan mengusung konsep Berbisnis Hanya untuk Cari Keuntungan.

Bagi Andi Darwin membuka dan mempertahankan sebuah bisnis tidaklah mudah. Ia menyadari bahwa untuk sukses berbisnis ada banyak hal yang harus diperhatikan. “Berbisnis bukan sekadar punya ide usaha dan passion semata, tetapi juga harus punya gambaran yang jelas tentang tujuan bisnis dalam jangka panjang,” tukasnya.

Alasan simpel lainnya dirinya membuka usaha warung kopi karena kopi adalah salah satu komoditas utama di Indonesia yang peminatnya banyak. Semua orang, dari berbagai kalangan usia, status sosial, jenis kelamin, bisa menjadi pasar tersendiri untuk masing-masing brand.

“Jadi harus cari identitas dulu dan cari tahu market-nya agar tidak salah sasaran. Kopi itu butuh personal attachment, harus ada cerita di baliknya. Kalau Warkop 115 itu merupakan tempat yang nyaman untuk ngopi sambil nongkrong di Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, falsafah yang dibangun oleh Andi Darwin berbisnis yang hanya mencari keuntungan semata baginya berbisnis bukan sebuah cara untuk memperkaya diri dan mendapatkan keuntungan diri sendiri. Tujuan lain yang lebih mulia adalah memberikan manfaat dan berkat untuk orang lain.

“Bisnis tidak akan sukses jika kita bekerja sendiri. Kita membutuhkan karyawan yang selalu siap untuk membantu kita untuk maju, dan pada akhirnya membantu untuk mendapatkan keuntungan,” jelasnya.

Pemilik dengan karyawan dapat menciptakan hubungan timbal-balik yang saling menguntungkan. Dengan berbisnis, Anda bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang di sekitar yang kurang beruntung, selain itu para karyawan pun akan membantu Anda untuk menjalankan usaha.

“Karyawan saya adalah aset saya, maka saya juga ingin membantu mereka untuk mendapatkan kehidupan yang layak, karena mereka sudah bekerja keras membantu usaha saya. Itu tujuan saya untuk berbisnis,” ungkapnya.

Tujuan bisnis yang tak semata-mata berfokus pada keuntungan juga akan membantu Anda untuk memiliki mental dan semangat yang lebih besar untuk bangkit ketika mengalami kegagalan.

Ditambahkannya, Semua pekerjaan tidak akan berhasil dengan baik jika Anda tidak melakukan pekerjaan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Sebagai seorang pimpinan usaha, Anda tidak akan bisa memaksa karyawan untuk bisa bekerja dengan hati jika Anda sendiri tidak melakukannya.

Menurutnya untuk membuat karyawan mampu bekerja dengan hati, Anda tidak perlu memaksanya dengan berbagai aturan yang dibuat. “Cukup perhatikan dan sayangi mereka dengan tulus. Selain itu berikan juga contoh kepada mereka, tunjukkan bahwa Anda juga bekerja sepenuh hati tanpa mengeluh,” pungkasnya. (LAPORAN : MUHAMMAD YUNAR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here