Dewan Makassar Dukung THM Beroperasi di Malam Pergantian Tahun

0
47

MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendukung tempat hiburan malam (THM) boleh beroperasi pada malam tahun baru. Meski pendemi Covid-19 belum usai, tapi dewan menganggap sektor wisata di malam tahun baru bisa mendongkrak perputaran ekonomi.

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir, mengatakan THM boleh beroperasi dengan syarat, pengelola mematuhi protokol kesehatan.

“Apa itu protokol kesehatan, tempat cuci tangan, masker. Tidak boleh dong tidak ada tempat cuci tangan, dan handsanitizer. Protokol pelayanannya juga seperti itu standar kesehatan. Jadi kalau mereka tidak bisa penuhi ini tutup saja,” kata Wahab, Kamis (17/12/2020).

Dia melanjutkan, selain tetap konsisten untuk menekan laju penyebaran Covid-19, pemerintah juga harus tetap memperhatikan pemulihan ekonomi. Menurut Wahab, perputaran ekonomi cukup tinggi saat malam tahun baru. Meskipun dapat mendokrak perekonomian.

Ditegaskan kembali, Wahab meminta Pemkot Makassar menindak tegas para pengusaha THM yang melanggar protokol kesehatan. Jika terbukti ada THM yang melanggar protokol kesehatan, maka sanksi tegasnya adalah penutupan tempat usaha.

“Kita minta jangan coba-coba ada pengusaha yang bermain-main, kalau ada kita harus pastikan tutup permanen seluruh THM yang kedapatan tidak terapkan protokol di saat malam tahun baru,” ujar Wahab.

Meski begitu, Wahab tidak menepis bahwa sektor hiburan utamanya THM cukup rawan Covid-19, pasalnya, kerumunan orang yang berkumpul dan mengabaikan penerapan protokol. Hal ini akan menyebabkan penularan yang berpotensi menjadi kluster baru. Olehnya, tegas Wahab, THM boleh bukan tapi tetap memastikan ada pengawasan yang ketat dilakukan oleh pemerintah kota terhadap usaha-usaha tersebut.

“Kita minta kepada pemerintah Kota Makassar untuk secara ketat memberlakukan protokol kesehatan di tempat-tempat hiburan, karena interaksi yang paling tinggi itu di tempat-tempat hiburan,” tandas Wahab.

Sementara Badan Pengurus Asoaiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) telah mengeluarkan imbauan sebagai bentuk tindak lanjut instruksi Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel dan Surat Edaran Walikota Makassar Nomor 002.03/419/DISPAR/XII/2020.

Dalam imbauannya, AUHM menekankan empat poin kepada seluruh pelaku usaha hiburan di Makassar:

1. Tidak melakukan aktifitas berupa event apapun dan atau kegiatan hiburan yang mengundang banyak orang pada usaha masing-masing, pada saat _Moment Pergantian Tahun 2020/Malam Tahun Baru 2021._

2. Agar menutup usaha selama 3 (tiga) dalam kaitan Perayaan Natal 2020, yakni mulai tanggal 24, 25 dan 26 Desember 2020, sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan.

3. Dalam kaitan penutupan usaha sebagaimana dimaksud point 2 diatas, agar seluruh manajemen usaha anggota melarang semua karyawannya melakukan mudik/aktifitas liburan keluar kota/ ke daerah dan diharapkan tetap berada dalam wilayah Kota Makassar, sebagai upaya untuk mencegah penularan wabah Covid-19.

4. Dalam operasional usaha setiap harinya agar tetap menjalankan atau menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19, khususnya setelah Kota Makassar dinyatakan kembali pada tahap menuju Zona Merah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here