Legislator Makassar, William Laurent Bela Pemkot Soal Pembatasan Jam Operasional Mal dan Cafe Malam Pergantian Tahun Demi Tekan Covid-19

0
59

MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan melakukan pembatasan jam operasional pada tempat keramaian jelang natal dan tahun baru. Di antaranya pusat perbelanjaan, restoran dan cafe.

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, William Laurent meminta pelaku usaha untuk bersabar. Kebijakan ini tentu akan berpengaruh pada menurunnya omset pelaku usaha.

Menurut Wiliam, kebijakan tersebut terpaksa dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 di kota Makassar.

“Untuk pelaku ekonomi, pasti mau tidak mau akan berdampak terhadap omset atau pendapatan usahanya. Dari pada nanti ada masalah yang besar lagi, bahkan harus dilakukan PSBB kan rumah makan jadi ditutup,” tutur William, Minggu (20/12/2020).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan kebijakan tersebut tidak diambil secara sepihak, Pemkot pasti memiliki dasar berupa data penyebaran Covid-19.

“Tidak mungkin pemerintah mengeluarkan kebijakan tanpa ada dasar, ini dasarnya ya karena lonjakan virus covid-19 yang kembali tinggi, yang kemarin Makassar sudah zona orange mungkin sekarang sudah merah lagi,” terangnya.

Namun, kata William, kebijakan ini tidak akan berjalan maksimal tanpa dibarengi kesadaran masyarakat akan waspada covid-19 dengan disiplin menerapkan 3 M.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pelaku usaha maupun masyarakat lainnya bergotong-royong untuk menurunkan penyebaran covid-19 di Kota Makassar.

“Aturan ini dapat diterapkan apabila kesadaran masyarakat ini tinggi, pemerintah pasti tidak akan mampu mengawasi selama 24 jam, kita butuhkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here