Duhhh…. Jembatan Terputus Terbawa Banjir di Desa Datae Soppeng dan Ratusan Warga Terisolir

0
59

SOPPENG — Hujan deras yang mengguyur diwilayah Kabupaten Kabupaten Soppeng tepatnya RK Datae Dusun Mattirobulu Desa Bulue Kecamatan, Marioriawa mengakibatkan jembatan penghubung dari Datae menuju Lejja terseret derasnya aliran sungai menghantam jembatan itu, Selasa (05/01/2021).

Akibat Putusnya jembatan tersebut warga Kampung Datae hanya bisa terkurung karena satu satunya jalan yang di lalui untuk ke kampung lain seperti Kampung Gellenge Lejja Dan Ke ibu Kota Kecamatan hanya lewat jalan tersebut.

Bahkan hari ini Selasa merupakan hari Pasar Batu Batu masyarakat dari Kampung Datae yang mau ke Pasar tidak bisa lewat karena jembatan terputus dan Air di sungai masih deras jadi tidak ada yang bisa melintas baik kendaraan roda dua dan roda empat.

Sementara itu Pjs Danramil Marioriawa Pelda Said didampingi oleh Babinsa Desa Bulue Kecamatan Marioriawa Muhajir langsung meninjau Jembatan tersebut.

Menurutnya Masyarakat yang ada di Datae sekarang hanya beraktifitas di Kampung saja karena jembatannya putus bukan hanya jembatannya saja putus namun masyarakat disana juga tidak bisa menikmati listrik karena pipa listrik hanyut dibawah air.

Danramil menambahkan jika jembatan Penghubung di Datae sudah dua kali hanyut terbawa banjir tahun 2020 kemarin juga terbawah banjir namun saat itu masyarakat Datae dan Personil Kodim 1423 Soppeng membuat jembatan dengan swadaya masyarakat namun hari ini jembatan tersebut kembali hanyut kata Pjs Danramil.

Terpisah salah satu masyarakat yang namanya tidak mau dimediakan berharap ke Pemerintah Desa Untuk dijadikan Prioritas utama.

Kami juga sering mengusul untuk segera di bangun jembatan Permanen namun sampai saat ini belum juga teralisasi pada hal macam ini harus jadi hal prioritas karena itu adalah jalan satu satunya tidak ada jalan alternatif lain jelasnya.

Sementara itu Kades Bulue Abdul Majid yang dihubungi oleh media melalui telepon selulernya membenarkan jika jembatan itu hanyut dia berkilah kalau jembatan tersebut tidak dianggarkan melalui Dana Desa, ADD karena akan menggunakan APBD kabupaten dan draf sudah selesai tinggal menunggu kapan dibangun jelas Kades

“Kami sudah bikin laporan kejadian untuk dikirim ke PU” jelas Kades

Sementara itu Kabid dinas PUPR Kabupaten Soppeng H.Andi Anto yang coba dihubungi mengatakan belum ada derafnya namun jika ada anggaran akan segera kami bangun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here