Duhhh !!! Jumlah Jenazah di Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19 Macanda Gowa Nyaris Tembus Angka Seribu

0
71

GOWA — Jumlah jenazah di kompleks pemakaman khusus
Covid-19, Jalan Teratai Indah Macanda, Kelurahan Romang Polong, Kabupaten Gowa, Sulsel, terus bertambah.

Data jenazah yang dikebumikan pada Senin (21/12/2020) pukul 12.28 Wita lalu, sebanyak 700 jenazah dan sampai hari ini sudah mencapai 801 jenazah.

Jumlah itu berdasarkan data dari petugas pengamanan pemakaman korban Covid-19 di Macanda, pada pukul 15.00 Kamis (7/1/2021).

“Hingga hari ini per Kamis 7 Januari 2021 pukul 15.00 Wita sudah tercatat 801 jenazah dimakamkan atau sudah 801 nisan yang ada di Macanda saat ini. 801 ini terdiri dati jenazah lakilaki 481 orang dan 320 perempuan,” kata Perwira Pengendali PAM lokasi Pekuburan Khusus Covid Macanda, Iptu John.

Sementara itu, untuk jumlah orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Gowa per Rabu (6/1/2021), kemarin sudah mencapai 554 orang. Mereka ada yang menjalani isolasi mandiri serta perawatan medis di rumah sakit.

Sementara untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.646 orang. Dan yang meninggal dunia mencapai angka 55 orang.

Data tersebut diaampaikan langsung Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Gowa, dr Gaffar sekaligus selaku juru bicara Satuan Gugus Covid-19 Gowa. Dirinya pun membenarkan jumlah total jenazah di Macanda mencapai 801 korban.

“Jadi sampai saat ini tercatat terkonfirmasi 554 orang, diantaranya ada yang dirawat di rumah sakit dan ada yang isolasi mandiri. Untuk pasien yang sembuh itu sudah 1.646 orang dan yang meninggal dunia 55 orang. Tapi data ini sesuai data daerah saja atau hanya khusus data terkonfirmasi di Gowa saja. Kalau untuk keseluruhan itu kewenangan Satuan Gugus Provinsi Sulsel,” ujar dr Gaffar.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengimbau agar masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan, menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan tidak lupa konsumsi vitamin.

“Diharapkan untuk seluruh masyarakat Gowa harus paham bahwa penyakit ini sangat mudah menular, harap jaga diri kita maupun keluarga. Jangan bepergian jika tidak terlalu urgen,” demikian AKP Tambunan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here