Duhhhh, Pemkot Kembali Disorot, Dewan Makassar Sebut Kurang Serius Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

0
29

MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Hamzah Hamid menyebut Pemerintah Kota Makassar tidak serius menindak pelanggar protokol kesehatan (Prokes).

Akibatnya, kata Hamzah, pembatasan jam operasional tak berjalan efektif dalam menekan penyebaran kasus Covid-19. “Iya kan ini tidak efektif karena pemerintah tidak mau bertindak tegas,” kata Hamzah kepada media, Selasa, 12 Januari 2021.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai seyogyanya Pemerintah Kota Makassar mengerahkan Satpol-PP untuk melakukan tindakan tegas. Termasuk membubarkan warung kopi yang masih buka.

“Harusnya Pemkot tegas, kerahkan itu Satpol-PP jangan cuma tegas di berita saja,” tegas ketua PAN Makassar ini.

Menurut pengamatannya, saat ini, warkop-warkop masih tetap buka dan berkerumun sampai tengah malam.

“Harusnya yang begini yang dibubarkan,” ujar Hamzah.

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar
Rudy Djamaluddin, menyebut sudah meminta Satpol PP untuk tak ragu menindaki pelanggar protokol kesehatan.

Bila ada kendala dalam penerapan protokol kesehatan, Rudy mengatakan akan ada bantuan dari TNI dan Polri.

“Dalam surat edaran kami sampaikan bahwa bagian yang betul-betul nyata membahayakan masyarakat kapan saja kita kenakan sanksi pidananya dan itu pak Kapolres sampaikan,” tuturnya.

Ia pun berharap Satpol PP bisa bertindak secara terukur dan tegas di lapangan. Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan tiap hari.

Rudy menyebut mendapat sejumlah informasi tentang beberapa hotel tetap menyelenggarakan acara pernikahan. Hal itu, kata dia, tak berkesesuaian dengan Perwali 53.

“Itu kita sudah minta tadi terkait pengawasan khususnya, monitoring khusus, kalau demikian adanya maka harus ada penindakan,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here