Kisruh Kualitas Proyek Jalan Setapak, Plat Dekker Hingga Irigasi di Manjangloe Jeneponto, Kepolisian dan Kejaksaan Diminta Lakukan Penyelidikan, Dewan Diminta Tidak ‘Tutup Mata’

0
84

JENEPONTO — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi (LSM-Gerak) Sulawesi Selatan kembali memberi sorotan tajam terhadap pengerjaan proyek di Manjangloe, Kabupaten Jeneponto.

Selain pengerjaan jalan setapak dan Plat Dekker yang diduga dikerja asal-asalan, kali ini, LSM Gerak kembali menemukan pengerjaan saluran irigasi di Manjangloe, Proyek saluran irigasi ini baru saja selesai dikerjakan namun sudah ditemukan beberapa titik keretakan.

Karena itu, Tasmin Rewa dari LSM Gerak Sulawesi Selatan kepada Celebesnews, Kamis (25/2/2021) mendesak kepolisian dan kejaksaan segera melakukan penyelidikan terhadap keberadaan proyek yang telah menghabiskan anggaran negara tersebut.

“Kami minta kejaksaan dan kepolisian segera memeriksa pemilik paket dan pekerja proyek tersebut. Masa belum lama selesai dikerjakan sudah ditemukan sejumlah titip yang retak dan rusak,” tandasnya.

Ditambahkan Taswin, dalam waktu dekat, pihaknya usai melakukan kajian terhadap dugaan pelanggaran pada sejumlah proyek di Mojongloe tersebut, akan melaporkan data yang ada ke kepolisian dan kejaksaan.

“Kita tunggu saja, kami juga sementara melakukan dan merampungkan kajian sejumlah proyek di Manjangloe yang diduga dikerja tidak sesuai aturan dan dikerja jauh dari kualitas yang diharapkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, LSM Gerak juga mendesak DPRD Jeneponto untuk memberi atensi dan tidak ‘tutup mata’ serta turun melakukan peninjauan beberapa proyek di Manjangloe, karena ini terkait dengan kepentingan masyarakat. “DPRD Jeneponto harus turun ke lapangan melakukan peninjauan, dan memberi warning kepada pekerja proyek karena ini menjadi keluhan dari warga,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Mojongloe M Ilham yang coba dikonfirmasi oleh Celebesnews, menyebutkan kalau beberapa proyek di kampung tersebut dikerjakan oleh Kelompok swadaya masyarakat (KSM) di kelurahan Manjangloe. “Proyek tersebut dikerjakan oleh KSM Manjangloe, dalam hal ini kepala dusun dan warga,” terangnya.

Sementara itu, menanggapi sorotan terhadap sejumlah proyek yang diduga dikerja asal-asalan tersebut, M Ilham menjelaskan, kalau proyek itu dikerjakan oleh KSM Manjangloe, sekaligus menjadi pengawas proyek yang tengah dikerjakan saat itu oleh kepala dusun sebagai pemilik paket proyek dan pelaksana pekerjaan. “Semuanya dikerja oleh KSM Manjangloe dan menjadi pengawas mereka juga sendiri, dalam hal ini kepala dusun,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Lurah M Ilham, untuk membuktikan lebih lanjut bila memang kemudian beberapa proyek yang ada di Manjangloe diduga dikerjakan tidak sesuai aturan dan ketentuan, pihaknya meminta kejaksaan atau aparat penegak hukum datang melakukan penyelidikan dan membuktikan proyek proyek mana di Manjangloe ini yang diduga dikerja melanggar aturan kalau memang ada sehingga semuanya jelas dan clear. “Kami tunggu dan siap menerima kedatangan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan beberapa proyek di Manjangloe ini sehingga semuanya jelas dan clear serta tuntas,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dusun Manjangloe, Jumakkiri yang juga merupakan KSM Manjangloe coba beberapa kali dihubungi melalui telepon selularnya aktif, namun tidak diangkat. ( Laporan : Nasir Tingg)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here