Soal Penghentian Proyek Pedestrian Tanjung Bunga, Dewan Makassar Sebut Itu Kewenangan Wali Kota

0
49

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menegaskan untuk tidak lagi melanjutkan pengerjaan proyek pedestrian ruas Jalan Metro Tanjung Bunga.

Hal itu ditegaskan Danny saat memimpin rapat perdana bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Senin (1/3/2021).

Adapun alokasi anggaran proyek tahap kedua sekitar Rp210 miliar dari APBD Pokok 2021, akan dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Kami tidak akan melanjutkan proyek metro dan anggaran itu akan kami pakai untuk penanganan covid yang selama ini jauh dari maksimal,” tegas Danny.

Meski begitu, pihaknya mengintruksikan agar kerudakan di ruas Jalan Metro Tanjung Bunga segera diperbaiki.

Ketua Komisi C bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan, rencana peralihan anggaran proyek tahap dua pedestrian Tanjung Bunga merupakan kewenangan Wali Kota Makassar.

“Itu kewenagan wali kota sekarang (Danny Pomanto),” ucap legislator Demokrat itu.

Abdi mengaku pihaknya tinggal menunggu sikap eskekutif untuk proses peralihan anggaran di DPRD.

“Kami di Komisi C dan Banggar tinggal menunggu saja sikap Pemkot, apakah proses peralihan anggarannya melalui parsial atau seperti apa. Yang jelas kami tidak ada masalah,” tegas Abdi Asmara.

Abdi menjelaskan, proyek pedestrian Tanjung Bunga sebelumnya menelan anggaran Rp91 miliar pada tahun 2020 lalu. Tahap pertama proyek itu, dikerjakan PT Nindya Karya (Persero).

“Tahap pertama yang terpakai sekitar Rp91 miliar dari Rp100 miliar pagu. Sisanya kembali ke SILPA,” tambah Abdi.

Sementara untuk tahap kedua proyek diusulkan dengan nilai anggaran Rp210 miliar.

Meski begitu, tahao kedua pengerjaan, kata Abdi belum masuk pada proses tender.

Diketahui, pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga memiliki lebar 50 meter dan panjang 6 kilometer dan sebelumnya diklaim akan menjadi ruas jalan terlebar di Indonesia.

Selain itu, pedestrian ini juga di dukung jalur sepeda selebar 6,6 meter, jalur hijau 2 meter, jalur lambat 4,8 meter, serta dilengkapi dengan amfiteatet.

Jalan Metro Tanjung Bunga saat ini sudah menjadi aset Pemkot Makassar setelah dokumen alas hak yang masuk fasilitas umum (fasum) telah diserahkan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), selaku pihak pengembang kawasan Tanjung Bunga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here