Terkait Kasus NA, Kontraktor Alkes RSUD Andi Djemma Masamba Diperiksa KPK, Siapa Imelda Obey Disebut Ratu Alkes

0
110

Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021, yang melibatkan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah menyeret nama Imelda Obey yang dikenal sebagai penguasa tender Alat Kesehatan (Alkes) bukan hanya di Sulsel saja.

Disebut sebagai Ratu Alat Kesehatan, Imelda memiliki dua perusahaan PT Naura Permata Nusantara dan PT Inaho Jaya Lestari. Imelda pada beberapa rumah sakit di Sulawesi Selatan, termasuk Rumah Sakit Andi Djemma Masamba Luwu Utara menjadi kontraktor untuk pengadaan sejumlah alat kesehatan.

Imelda Obey adalah anak dari Almarhum Anton Obey yang merupakan Pengusaha Bidang Alat Kesehatan (Alkes).

Informasi yang dihimpun melalui lpse.sulselprov.go.id, Kamis (25/3/2021), perusahaan PT Inaho Jaya Lestari memenangkan tender Pengadaan Alat Kedokteran, Kesehatan dan KB RS Nene Mallomo Sidrap pada APBD 2012 dengan hasil negosiasi tidak terlampir.

Untuk tender ini, pagunya sekitar Rp Rp 14,37 miliar.

Pada 2010, perusahaan yang beralamat di Jl Tentara Pelajar Makassar itu juga memenanngkan tender Pengadaan Alat Kedokteran, Kesehatan dan KB di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Pertiwi Provinsi Sulawesi Selatan, dengan pagu sekitar Rp 1,964 miliar dan HPS sekitar Rp 1,963 miliar.

Sedangkan melalui perusahaan
PT Naura Permata Nusantara, Imelda Obey menjadi pemenang tender pelaksanaan lelang proyek alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji sebesar Rp 23.659.000.000 tahun 2018, namun ini menuai masalah.

Dimana saat itu Imelda Obey dan Direktur RSUD Haji Makassar diduga melakukan konspirasi permufakatan untuk memuluskan proyek yang seharusnya e-catalog menjadi lelang. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here