Ledakan di Gereja Katedral Makassar Total Korban Luka 14 Orang, Kapolda Sebut Bom Masuk Kategori High Explosive, Karo Ops Perketat Pengamanan, Pastikan Anggota Semua Siaga

0
64

MAKASSAR — Sebanyak 14 orang mengalami luka akibat peristiwa ledakan yang diduga bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Kota Makassar, Minggu (28/3/2021).

“Korban luka sebanyak 14 orang saat ini sudah ada dirawat di rumah sakit. Kita harapkan semuanya kembali puluh,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan kepada wartawan dilokasi.

Ia menyebut, korban luka saat ini sedang dirawat di beberapa rumah sakit di Makassar seperti RS Bhayangkara, RS Plamonia dan Stellamaris. “Luka yang paling parah itu luka bakar,” sebut Kabid Humas.

Ia mengungkapkan, saat ini korban meninggal dunia atas peristiwa ini sebanyak satu orang. Akan tetapi, kata Zulpan tim inafis masih melakukan identifikasi karena masih adanya potongan tubuh lainnya.

“Sampai saat ini dari lokasi kejadian ditemukan korban meninggal dunia diduga pelaku,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa bom bunuh diri yang menggerakkan warga kota Makassar terjadi sekitar pukul 10.28 pagi tadi.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pengamanan di Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Kota Makassar.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam langsung terjun ke tempat kejadian ledakan bom bunuh diri. Yang terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kajoalalido, kota Makassar, Sulsel, Minggu (28/03/2021).

Irjen Pol Merdisyam menyebutkan, bom depan gerbang Gereja Katedral Makassar memiliki daya ledak yang cukup tinggi (High Explosive).

“Jika kita melihat kondisi di lapangan, daya ledakan bom itu masuk dalam kategori high explosive,” ujarnya.

Irjen Pol Merdisyam mengatakan, saat ini aparat gabungan dari Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, dan Densus anti teror masih melakukan pengamanan di sekitar gereja, Jalan Kartini, area Lapangan Karebosi.

“Petugas yang dibantun Tim Densus 88 Mabes Polri masih melakukan olah TKP dan pengumpulan data di lapangan untuk mengetahui identitas pelaku pegeboman,” kata Irjen Pol Merdisyam.

Sementara itu, Kepala Biro Opersi Polda Sulawesi Selatan, Kombes Polisi Adeni Muhan Dg Pabali, atau Puang Tindizzz terus melakukan koordinasi kepada seluruh jajaran anggota dan kepada Dansat Brimob untuk tetap siaga menjalankan tugas dalam kejadian ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Lalan Kajaolalido Makassar ini. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here