Mapolres Enrekang Diserang Pria Bersenjata, Polres Tingkatkan Pengamanan

0
61

ENREKANG — Peristiwa penyerangan di Mapolres Enrekang oleh pria bersenjata tajam berupa parang, masih terbayang di pikiran seluruh anggota yang bertugas di sana.

Terutama yang melakukan penjagaan di pintu masuk Mapolres Enrekang, Jalan Sultan Hasanuddin, Nomor 40, Puserren, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasca kejadian yang nyaris merenggut nyawa anggota polri itu, pihak Polres pun meningkatkan kesiapsiagaannya untuk menghadapi serangan susulan jika ada.

“Langkah-langkah kita pasca kejadian dengan mengingatkan terus jajaran kesiapsiagaan dengan buddy sistem, patroli wilayah dan juga peningkatan deteksi dini melalui fungsi Intelijen, dan Babinkamtibmas. Serta kemitraan dengan masyarakat dalam menyerap informasi,” kata Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya saat dikonfirmasi oleh media.

Hal itu dilakukan karena baru saja terjadi aksi penyerangan oleh seorang lelaki berinisial BN, yang mencoba menyerang Mapolres Enrekang dengan sebilah parang, dan nyaris melukai anggota di sana, Jumat (26/3/2021) pukul 07.45 WITA kemarin.

Pada pagi hari itu, seorang anggota penjagaan di pintu masuk Polres Enrekang,nmenerima kedatangan BN yang menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi DD 5038 BG.

Setelah itu, BN turun dari motornya dan bertanya kepada seorang penjaga di pintu masuk Polres Enrekang. BN pun bertanya lokasi pengurusan SIM kepada anggota tersebut.

“Ada yang bisa dibantu pak? Apa yang mau diurus?,” kata AKBP Andi, yang menirukan perkataan anggotanya saat awal kejadian.

Tak lama basa-basi dengan petugas jaga itu, BN langsung berteriak yang seakan-akan menantang aparat kepolisian di Polres Enrekang.

“Saya tidak takut sama polisi,” tambah AKBP Andi, yang juga menirukan suara pelaku BN saat mulai menyerang anggotanya pagi tadi.

Lelaki BN mengucapkan kata seperti itu dengan suara lantang sambil mengeluarkan sebilah parang dari pinggangnya.

Pada saat itu juga, beberapa anggota Polres Enrekang yang baru saja selesai olahraga pagi, kaget melihat aksi nekat BN. Dengan kesigapannya, mereka langsung mencegat dan menggagalkan aksi BN.

Polisi berhasil menggagalkan aksi warga Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang itu dalam kurun waktu yang hanya beberapa menit saja. Setelah itu, BN dan sebilah parang miliknya diamankan dan dibawa masuk ke ruang pemeriksaan Polres Enrekang.

“Untuk sementara terduga pelaku yang melakukan penyerangan terhadap Mako Polres Enrekang telah diamankan, dan akan diproses sesuai prosedur,” jelas orang nomor satu di Polres Enrekang ini.

Sayang hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui motif penyerangan lelaki BN tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau pun luka atas peristiwa penyerangan dari pria bersenjata tajam tersebut. (fj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here