Dewan Makassar Minta Pemkot Sosialisasikan Peraturan Pemberlakuan Tarwih Jelang Ramadhan

0
9

MAKASSAR — Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim meminta Pemkot Makassar segera mensosialisasikan regulasi tentang peraturan pemberlakuan ibadah salat tarwih secara berjamaah.

“Saya kira masyarakat kita sudah bisa menginjakkan kaki untuk sholat berjamaah di Mesjid asal tetap menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” ucapnya, Kamis (1/3/2021).

Andi Hadi menyarankan, sebaiknya pemkot Makassar segera duduk bersama dengan para pengurus masjid se kota Makassar untuk memastikan imbauannya mengingat Ramadhan tersisa beberapa hari lagi.

“Jangan dua hari lagi Ramadhan baru disampaikan sama pengurusnya itu kan sudah sangat mepet. Sebaiknya pemkot Makassar mulai mengambil langkah untuk membuat kebijakan bersama dengan Majelis Ulama Makassar,” sarannya.

Diketahui memasuki bulan suci ramadan, berbagai persiapan telah dilakukan pemerintah Kota Makassar, semua demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Salah satu regulasi yang akan diterapkan yakni penerapan perlakuan khusus bagi warga penyintas (pernah terpapar) dan yang telah divaksin Covid-19 untuk menjalankan ibadah salat tarwih di masjid.

Mereka yang memiliki dokumen atau sertifikat yang dilengkapi barcode, dapat digunakan untuk menjalankan ibadah Ramadan di masjid.

Sedangkan yang belum disuntik vaksin, hanya dibolehkan beribadah di luar masjid. Dengan catatan, harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini menjadi atensi serius legislator Makassar.

Hadi juga setuju jika para mubaligh (penceramah) dan imam-imam di masjid untuk divaksin sebelum puasa Ramadhan tiba.

“Bagus juga kalau vaksin digelar di masjid-masjid mumpung masyarakat ramai tapi sekali lagi masyarakat harus dibekali ilmu tentang vaksin karena tidak semua masyarakat yang mau divaksin namun Dinas Kesehatan harus memassifkan sosialisasi vaksin terlebih jangan sampai banyak warga yang enggan ke mesjid karena tidak mau divaksin,” tambahnya.

Rencananya, Wali Kota Makassar Danny Pomanto bakal membuat aturan pengamanan masjid dengan membuka dua ruangan untuk memproteksi jemaah.

Regulasi tersebut antara lain dengan membuka dua ruangan, yakni untuk bagian luar mesjid khusus untuk masyarakat yang belum vaksin dan belum pernah terpapar Covid-19 sedangkan untuk di dalam ruangan khusus bagi jamaah penyintas dan telah divaksin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here