Setelah Resmikan Wisma Shafa di Asrama Haji Sudiang Makassar, Menteri Agama Janji Bangun Wisma Marwah

0
20

MAKASSAR — Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, meresmikan Wisma Shafa di Asrama Haji Sudiang Makassar dan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bulu Mente, Sabtu (3/4/2021).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel, Khaeroni mengatakan bahwa, selama pandemi, Kanwil Kemenag Sulsel beserta jajarannya aktif menggencarkan kampanye dan sosialisasi penanggulangan Covid-19.

“Serta intens melakukan pembinaan dan manasik haji kepada calon jemaah haji melalui program manasik haji sepanjang tahun,” ujar Khaeroni saat memberi sambutan.

Ia juga melaporkan terkait dengan posisi Sulsel saat ini. Dimana dalam hal Waiting List (daftar Tunggu) masih menempati urutan pertama di Indonesia.

“Yakni rata-rata 31 tahun dan kabupaten Bantaeng menjadi kabupaten yang memiliki daftar tunggu terlama yakni 44 tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil mengungkapkan bahwa, peresmian bangunan Wisma Shafa ini sesungguhnya kode keras kepada Kemenag.

“Bahwa pasca peresmian Wisma Shafa, harus dibagunkan juga pasangannya yakni Wisma Marwah,” kata Gus Yaqut, akronim namanya.

Olehnya itu Gus Yaqut berjanji dimasa Kepemimpinannya di Kemenag akan berusaha merealisasikan itu.

Selain itu, ia juga menyinggung kejadian beberapa hari lalu di depan Gereja Katedral Makassar. Menurutnya itu salah satu implikasi dari pemahaman keagamaan yang sifatnya tekstual.

“Sehingga Tugas Kementerian Agama semakin tertantang untuk lebih giat lagi mengkampanyekan Moderasi Beragama,” bebernya.

Gus Menteri juga mengingatkan bahwa Ibadah Haji itu bukan sekedar ritual semata, disana ada nilai nilai kemanusiaan dan persaudaran, toleransi dan sebagainya.

Untuk itu lanjutnya diharapkan, Asrama Haji bukan sekedar untuk menampung dan melayani jemaah haji.

“Tapi lebih dari itu, bisa dimanfaatkan sebagai sarana syiar Islam Washatiyah (moderasi beragama),” papar Gus Mentri.

Ia juga berharap tahun ini pelaksanaan haji bisa terwujud meskipun saat ini masih menunggu keputusan resmi kerajaan Arab Saudi, karena Kementerian Agama sampai detik ini tetap melakukan sejumlah persiapan persiapan.

“Termasuk vaksin bagi calon jemaah haji, bilamana pelaksanaan haji tahun ini jadi, maka kita sudah ready dan bisa langsung action,” pungkasnya. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here