Catur di Mata Puang Tindizzz “Mengajarkan Kita Banyak Filosofi Hidup”

0
38

MAKASSAR — Permainan catur tentu sudah tidak asing lagi saat mendengarnya. Setiap pemain harus berpikir bagaimana bisa mengatur pola permainan dengan baik agar memenangkan pertandingan.

Permainan catur ini memiliki strategi dan taktik yang tinggi untuk memenangkan pertarungan.

Namun bagi Karo Ops Polda Sulawesi Selatan, Kombel Pol Adeni Muhan Daeng Pabali atau akrab disapa Puang Tindizzz menilai, catur tidak hanya sebuah permainan saja, tetapi mengandung filosofi kehidupan yang bisa seseorang ambil dalam permainan ini.

Nah, apabila coba menelusuri permainan menarik ini disana terkandung suatu filosofi hidup. Filosofi yang dapat diserap oleh seorang pemimpin bagaimana pemimpin ini memanfaatkan potensi fungsi buah catur ini dengan prinsip manajemen pemberdayaan potensi untuk menggerakkan mereka yang dipimpinnya dalam mencapai tujuan akhir organisasi yang dipimpinnya itu. Taktik dan strategi apa yang akan digunakan untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan memajukan dan memenangkan pertarungan.

Selain itu, filosofi hidup yang ada adalah filosofi warna hitam dan putih. Hitam dapat dianggap sebagai lambang kejahatan. Sedangkan putih dilambangkan sebagai kebaikan atau kesucian.

Tak dapat disangkali kehidupan manusia diwarnai hal diantara kejahatan dan kebaikan. Antara hitam dan putih.

“Namun ingat ki manusia hidup untuk memanusiakan manusia bukan untuk mematikan sesama manusia. Solidaritas sosial perlu di tumbuhkembangkan,” nasehatnya.

Dikatakannya, saat bermain catur, pasti memiliki tujuan untuk menang. Kemenangan akan membutuhkan strategi dan kesabaran yang cukup banyak. Jika tidak memiliki strategi yang cukup, maka akan mengalami kekalahan.

Sama seperti kehidupan, setiap orang memiliki tujuan hidup yang ingin tercapai. Dalam meraih pencapaian tersebut, diperlukan strategi dan kesabaran yang sangat panjang karena bukan hanya satu hari saja, tetapi untuk hari-hari selanjutnya.

Ditambahkannya, terkadang seseorang harus rela berkorban dalam suatu hal untuk mencapai kemenangan, dalam permainan catur, pemain sesekali harus mengorbankan bidak yang dimiliki untuk memenangkan permainan ini, tetapi jika terlalu sering mengalah malah bisa membuat pemain tersebut kalah.

“Demikian juga dengan kehidupan, terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih besar. Pernah dengar istilah “Mengalah untuk menang” nggak,? ” ujarnya.

Namun catur tetaplah catur hanya sebuah permainan diatas meja, bagi Puang Tindizzz bermain catur tidak lepas hanya sekedar menjadi bagain dari menghibur diri ditengah aktivitas yang begitu padat di kantor dan lapangan. “Yah biasanya kalau lagi ada sela-sela waktu dan pas lagi ketemu sama rekan-rekan biasanya main catur, tidak lebih dari sekedar menghibur diri saja,” ujarnya lagi. ( Laporan : Jurnalis Hamzir Anchy )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here