Sebut Wali Kota Makassar Pembohong, Lurah Pandang Dicopot

0
77

MAKASSAR — Lurah Pandang, Kecamatan Panakkukang, Muh. Nawir dicopot dari jabatannya setelah melontarkan kata pembohong kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Munandar membenarkan hal tersebut.

Munandar Muh Nawir mengatakan Muh Nawir menghina Wali Kota Makassar dalam salah satu grup WhatsApp kelurahan.

Di dalam percakapan tersebut, Muh Nawir menyebut kata pembohong yang ditujukan ke Danny Pomanto.

“Dibebaskan dari jabatannya, antara lain itu ada percakapan grup WhatsApp di kelurahan ada kalimat tidak patut. pembohong kepada wali kota, itu tidak bagus. Tidak patut seperti itu,” kata Munandar, Rabu, 14 April 2021.

Munandar menyebut percakapan tersebut terjadi Jumat, 9 April 2021 lalu. Kemudian dalam laporan hasil pemeriksaan juga yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya.

“Itu diperiksa itu terbukti dia bersalah dalam LHP. Dia mengakui perbuatannya,”terang Munandar.

Hingga saat ini, kata Munandar, pihaknya belum menemukan penggantinya. BKPSDMD masih mencari sosok yang tepat. Setelah itu hasilnya diserahkan ke pimpinan.

“Penggantinya sedang dicari, bisa hari ini bisa besok nanti diajukan, dilihat lagi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia memperingatkan kepada seluruh pejabat Pemkot Makassar agar tetap menjaga lisan maupun perbuatan.

“Ada juga (yang diganti) karena kinerja buruk,” pungkasnya.

Terpisah, Muh Nawir mengaku menerima segala konsekuensi yang ada. Termasuk pencopotan dirinya.

Terkait dugaan menghina Wali Kota Makassar di salah satu grup WhatsApp, ia mengungkapkan hal itu hanya kesalahpahaman saja.

Ia mengatakan hanya bermaksud menyampaikan aspirasi RT/RW yang terancam dimutasi.

“Itu cuma kesalahpahaman saja. Saya hanya menyampaikan aspirasinya RT/RW-ku, itu saja.
Tidak ada maksud untuk menghina pak wali karena beliau pimpinan saya,”bebernya.

Nawir mengatakan pihaknya selalu mendukung seluruh program Makassar Recover. Bahkan pengajuan refocusing anggaran sudah dilakukan di Kelurahan Pandang.

“Itu mi maksud saya penyampaian RT/RW saya. Kalau saya dianggap seperti itu, ya apa boleh buat. Saya terima ji. Saya tetap menghormati beliau sebagai wali kota,” ungkapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here