Celebes Corruption Watch “Jangan Kasi Kendor Pak Wali, Audit Pejabat Pemkot Miliki Harta Mentereng”

0
48

MAKASSAR — Celebes Corruption Watch kembali memberi sorotan tajam terhadap salah seorang aparatur sipil negeri di lingkup Pemkot Makassar yang diduga memiliki harta mentereng.

Ketua Umum Celebes Corruption Watch Sulawesi Selatan, Masryadi kepada Celebesnews, Senin (26/4/2021) meminta Walikota Makassar melakukan audit internal terhadap pegawai di lingkup Pemkot yang diduga memiliki harta kekayaan fantastis.

“Dengan adanya pejabat atau pegawai di lingkup Pemkot Makassar yang memiliki harta mentereng yang sudah beberapa kali diberitakan oleh media di Makassar harusnya menjadi atebnsi serius dan menjadi pintu masuk walikota melakukan audit,” tandasnya.

Dikatakan oleh Masryadi, audit ini perlu dilakukan untuk memastikan harta atau kekayaan pejabat atau aparatur sipil di lingkup Pemkot Makassar bukan berasal dari hasil korupsi atau gratifikasi.

“Walikota Makassar harus bisa mendorong pemberantasan korupsi kepada pejabat dan aparatur sipil. Dukungan terhadap pemberantasan korupsi ini harus semakin di kencangkan, jangan dikasi kendor pak wali,” pungkasnya.

Celebes Corruption Watch siap menjalin kerjasama Pemerintah Kota Makassar dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap upaya-upaya korupsi. “Korupsi inilah yang bakal merusak dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan, apalagi dengan situasi masyarakat yang serba terbatas dengan pandemi covid sekarang ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Danny Pomanto juga mengaku heran terhadap salah satu anak buahnya yang memiliki tunggangan mewah dan harta fantastis.

“Kalau ada pegawai biasa (kaya) saya kira perlu diselidiki apakah dia ahli warisnya atau seperti apa. Kalau tidak ada, saya kira masyarakat yang menilai lah, tapi indikasi-indikasi itu memberikan kita warning tentang perilaku-perilaku yang perlu diberantas di Pemerintah Kota Makassar,” kata Danny Pomanto di SMP 5 Makassar, Sabtu (24/4/2021).

Dicek dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari situs KPK, Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan melaporkannya pada 26 Maret 2020 sebagai LHKPN periodik 2019. Dia memiliki belasan tanah dan bangunan serta sederet bidang tanah di Makassar dan Jakarta yang nilainya lebih dari Rp 39 miliar.

Selain itu, Irwan melaporkan koleksi mobil dan motornya. Ada 3 motor dan 5 mobil yang nilainya lebih dari Rp 3,8 miliar.

Apa saja koleksi tunggangannya?

Motor

– Harley-Davidson XR 1200 tahun 2012 senilai Rp 150 juta
– Harley-Davidson tahun 2013 senilai Rp 350 juta
– Royal Enfield tahun 2016 senilai Rp 70 juta

Mobil

– Ford Mustang tahun 2013 senilai Rp 1 miliar
– Toyota FJ Cruiser tahun 2014 senilai Rp 1 miliar
– Toyota Vellfire tahun 2015 senilai Rp 700 juta
– Jeep tahun 2010 senilai Rp 200 juta
– Toyota Innova tahun 2017 senilai Rp 350 juta

Selain itu, dia melaporkan kepemilikan kas dan setara kas senilai lebih dari Rp 10 miliar dan harta bergerak lain senilai Rp 2,6 miliar lebih. Total LHKPN milik Irwan adalah Rp 56.449.323.791. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here