Dua Terduga Teroris di Luwu Dibawa ke Jakarta

0
64
Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangera

Makassar – Dua terduga teroris Chandra dan Adri alias Awi yang tertangkap di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan akan di berangkatkan ke Jakarta.

Kedua terduga teroris tersebut dibawa dengan menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 875, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa sore.

Pengawalan ketat dilakukan aparat kemananan dengan persenjataan lengkap saat dibawa dari Kabupaten Luwu, Sulsel menuju bandara setempat. Dua terduga ini sebelumnya di tangkap Tim Reskrim Polres Luwu bersama satuan Detasemen khusus (Densus) 88 Mabes Polri Senin malam di Kabupaten Luwu.

“Terduga teroris ini langsung diterbangkan dari Makassar ke Jakarta sekitar pukul 17.20 WITA. Sebelumnya di interogasi di Markas Komando Polres Luwu,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangera.

Ia mengatakan Chandra merupakan mantan Ketua FPI Belopa, Kabupaten Luwu. Sementara Adri alias Awi adalah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris di Poso, Sulawesi Tengah.

Bahkan keduanya diduga terlibat pada sejumlah peristiwa teror hingga mutilasi seorang anggota Polri di Belopa, Kabupaten Luwu tahun lalu. Pihaknya masih melakukan pendalaman serta akan melakukan rilis kronologis penangkapan dua terduga teroris itu.

Sebelumya, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menggelar operasi lanjutan bersandi Operasi Tinombala. Operasi itu dimulai sejak 10 Januari 2016, polisi menargetkan bisa membekuk kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso alias Abu Wardah dalam waktu 60 hari.

“Kita optimistis dengan sisa waktu operasi ini, mampu menyelesaikan tugas,” kata Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Tinombala Kombes Leo Bona Lubis, Senin, 25 Januari 2016.

Leo menyatakan, masyarakat mendukung kesuksesan operasi itu karena mereka jengah dengan teror yang dilancarkan kelompok Santoso. Di sisi lain, kepolisian juga mendapat dukungan penuh TNI dalam memperkuat pelaksanaan operasi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here