Muhammad Hatta, Mantan Kasi Sengketa BPN Kota Makassar Dituntut 4 Tahun Penjara

0
85

MAKASSAR — Sidang kasus dugaan gratifikasi atas pembatalan penerbitan sertifikat tanah di kota Makassar, Sulawesi Selatan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Rabu (2/3/2016).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan, terdakwa mantan Kepala Seksi Sengketa Badan Pertanahan Nasional Kota Makassar, Muhammad Hatta dituntut empat tahun penjara .

Terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider kurungan selama 2 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU),Andi Syahril bahwa perbuatan terdakwa melanggar Pasal 12b huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Atas perbuatannya terdakwa dituntut empat tahun penjara,”kata Andi Syahril saat membacakan materi tuntutan dihadapan Majelis Hakim.

Syahril mengatakan terdakwa dinyatakan terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp 60 juta dari pengusaha bernama Jefri Wiseng pada 2002.

Dana itu digunakan untuk memuluskan pengurusan sertifikat tanah meski syarat pengurusan tanah itu sebenarnya tidak lengkap.

Hatta diduga menerima dana gratifikasi sebanyak dua kali yang dibuktikan oleh slip setoran masing-masing sebesar Rp50 juta dan Rp10 juta.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here