Rektor UNM Diperiksa Mapolda Sulsel

0
141

MAKASSAR — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof.Arismunandar akhirnya memenuhi panggilan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulselbar,Jumat (10/3/2016).

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) memanggil Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Arismunandar di Mapolda Sulselbar, Jl Perintis Kemerdrkaan Km.16 Makassar, Jumat (11/3/2016).

Pemanggilan Arismunandar sendiri atas dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Fakultas Tehnik UNM tahun anggaran 2015-2016 yang pada saat itu Arismunandar menjabat sebagai kuasa Pengguna Anggaran.

Pantauan dilapangan, Arismunandar yang sebelumnya di jadwalkan akan diperiksa pukul 09.00 Wita terlambat 1 jam lebih. Rektor UNM ini baru tiba di Mapolda pukul 10.53 Wita dengan menggunakan batik warna coklat bermotif dan langsung masuk ke ruangan Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus .

Kepala bidang Humas Polda Sulselbar, Kombespol Frans Barung Mangera menagatakan, Arismunandar merupakan orang yang ke empat setelah sebelumnya tiga pejabat UNM lainnya telah diperiksa.

“Kami sudah memeriksa pejabat ppk, Bendahara dan p2spm UNM, saat ini masih tahap verifikasi,”ungkapnya .

Diketahui ,sebelumnya beberapa pejabat di jajaran kampus UNM juga diperiksa terkait pengaduan atas dugaan tindakan pidana korupsi dalam pengerjaan pembangunan gedung Laboratorium Terpadu fakultas Teknik UNM pada tahun anggaran 2015.

Mereka yang telah dipanggil dan diperiksa adalah Drs Ismail sebagai pejabat pembuat komitmen UNM Ta. 2015. Dipanggil dan diperiksa pada Senin (7/3/2016).

Kemudian, pada Selasa (8/3/2016), pada waktu yang sama. Prof. Mulyadi yang juga sebagai pejabat pembuat komitmen UNM Ta. 2015 juga telah dipanggil dan menghadap untuk dimintai keterangan.

Di hari Rabu (9/3/2016), pada jam yang sama, tepat pukul 09.00 Wita. Asmulyadi, SE sebagai bendahara UNM Ta. 2015 juga telah menghadap penyidik dan telah dimintai keterangan dan bukti-bukti dokumen pembuatan pekerjaan.

Selanjutnya, pada Kamis (10/3/2016) kemarin, pada pukul 09.00 Wita. Dra. Nurdiana yang saat itu sebagai pejabat P2SPM UNM Ta. 2015 juga telah dipanggil dan memberikan keterangan terkait penunjukan selaku pejabat penguji dan penandatanganan SPM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here