Dinas Kelautan Makassar Ajukan Permintaan 40 kapal ke KKP

0
68

MAKASSAR — Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Makassar telah mengajukan permintaan sebanyak 40 kapal bagi nelayan di daerah itu kepada pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kadis KP3 Makassar, Rahman Bando di Makassar, Sabtu, menyatakan untuk masalah pembagan kapalmemang menjadi wewenang dari KKP. Namun pihaknya tetap berharap para nelayan di kota Daeng masuk dalam daftar penerima bantuan kapal sebanyak 3.325 dari pemerintah.

“Kami sudah ajukan. Namun sampai saat ini memang belum mendapatkan konfirmasi terkait permintaan kami. Kita juga belum tahu kapan pembagian ribuan kapal dari KKP itu mulai dilakukan,” jelasnya.

Untuk jumlah yang diajukan, kata dia, memang belum memenuhi kebutuhan secara keseluruhan. Namun pihaknya juga memahami karena kapal yang akan dibagikan itu memang diperuntukkan untuk seluruh nelayan di Indonesia.

Mengenai jenis kapal yang diajukan itu, dirinya mengaku dari segala bentuk dan ukuran. Pihaknya juga berharap segera mendapatkan konfirmasi dan kejelasan apakah kota Makassar masuk daam salah satu daerah penerima bantuan dari pihak kementrian.

Menurut dia, kebaraadn kapal bagi nelayan memang hal yang vital. Sebab menjadi alat utama untuk mengangkat sekaligus memperbaiki taraf hidup nelayan terutama yang ada di pulau-pulau di perairan Makassar.

Bantuan kapal dari KKP tentunya akan mendukung target dari DKP3 Makassar tentang pemasukan atau tangkapan ikan para nelayan yang masuk ke Pusat Pelelangan Ikan Poetere sebanyak 70 ton perhari atau sebanyak 25.200 ton sepanjang tahun 2016.

Ia menjelaskan, target itu juga disesuaikan dengan jumlah kebutuhan masyarakat Makassar yang mencapai 40 ton perhari. Adapun sisanya tentunya tetap akan dikirim ke berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Pihaknya juga melihat potensi ikan yang ada di perairan Makassar masih cukup tinggi. Namun demikian, pihaknyatetap meminta agar nelayan dalam menangkap ikan tetapmemperhatikan aturan yang telah disepakati.

“Kami optimistis. Apalagi selama bulan Januari ini juga sudah bisa terlihat. Untuk konnsumsi warga Makassar sendiri saat ini telah tercukupi dan kita arapka bisa terus berlanjut kedepan,” sebutnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here