Alat Sedot Sampah, Kurangi Peran Penyapu Jalanan

0
119
PAREPARE‎—-Usulan pengadaan alat otomatis penyedot sampah ‎yang harga per unitnya mencapai Rp 2,6 Milyar. Diusulkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan, menuai penolakan dari Anggota Komisi III DPRD Parepare, Topan Armas.
Topan Armas menilai, Selain dituding pemborosan anggaran‎, pengadaan alat tersebut belum saatnya didatangkan karena pertimbangan kondiai Aspal jalan di Parepare tidak sesuai dengan metode kerja alat yang rencananya didatangkan dari Jepang, tersebut.
“Belum saatnya, kondisi jalan aspal jalan juga belum layak” ucap Topan Armas, Anggota Komisi III DPRD‎.
Berbeda dengan Wakil Ketua  DPRD Parepare, Rahmat Sjam berpendapat lain, Legislator ‎Partai Demokrat ini justru mendukung usulan pengadaan alat canggih itu.
Ia mengatakan, kebijakan itu merupakan langkah positif Pemerintah untuk menambah keindahan dan estetika kota. “Kalau ada pihak yang menantang pengadaan itu artinya dia tidak ingin melihat Parepare ini jauh lebih indah,”katanya.
Menurut Rahmat Sjam, asas manfaat pada pengadaan alat tersebut jauh lebih besar terhadap masyarakat. Meskipun kata dia, harga untuk satu unitnya cukup fantastis.
“Jangan melihat harganya tapi lihat dari asas manfaatnya, Ini untuk kepentingan masyarakat juga,”ungkapnya.‎ Ditanya terkait bagaimana nasib tenaga penyapu Jalanan, Ia enggan memberi tanggapan. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here