BPKP RI : Jangan Dikaburkan Dong Kasus Uang Makan Minum RS Lanto Dg Pasewang Rugikan Negera Rp 800 Juta

0
102

JENEPONTO, CNEWS – Ketua Lembaga Pengawas Pengguna Anggaran Republik Indonesia (LPPA-RI) mengaku prihatin sekaligus geram dengan sikap kejaksaan negeri Kabupaten Jeneponto yang begitu lamban menangani Kasus Korupsi uang makan minum rumah sakit Lanto Dg Pasewang yang terindikasi merugikan negara sebesar Rp 800 juta.

“Kami mendesak kejari Jeneponto segera menuntaskan kasus ini. Indikasi kerugian negara sudah jelas sesuai temuan BPKP RI. jangan ‘masuk anginlah’. Saya meyakini orang-orang kejaksaan negeri di Jeneponto ini adalah orang-orang hebat dan punya jam terbang tinggi dalam menyelesaikan kasus-kasus seperti ini. Masa masalah seperti ini tidak bisa dituntaskan oleh orang-orang hebat yang berada di kejari Jeneponto,” tandas Ketua LPPA-RI Syamsuddin Nompo kepada celebesnews.

Dari investigasi yang dilakukan BPKP RI, penanganan dugaan korupsi Uang Makan Minum di RSUD Lanto Dg Pasewang adalah tahun 2014. “Kasus ini sudah lama bergulir di penyidikan, ada apa.? Jangan di kaburkan dong dan tidak terbuka penyelesaiaan kasusnya, nanti masyarakat bertanya-tanya yang tidak-tidak karena kasus ini sudah begitu lama,” ungkapnya.

Plts Kejaksaan Negeri Jeneponto Sarwanto, menyampaikan dirinya intens dalam menangani perkara uang makan minum dan sudah memeriksa sejumlah saksi. “Pihak kami sudah memeriksa sejumlah saksi dan sudah ada calon tersangkanya” Ucapnya.

Dirinya menambahkan sudah memeriksa 5 saksi mengenai dugaan korupsi dana makan minum di rumah sakit yang merugikan negara kurang lebih Rp.800 juta, kemungkinan, waktu dekat kita akan tersangkanya. kata dia.

Hanya saja, Surwanto belum bisa berkomentar banyak, berapa orang dan siapa saja calon tersangka yang rencana akan di umumkan dalam waktu dekat ini,  bisa satu bisa lebih” Sabar saja yang jelas waktu dekat ini kita akan umumkan tersangkanya, Apakah satu atau dua orang, tunggu saja.”Ucap Surwanto (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here