Tim TP4D Luwu Utara, Optimalkan Fungsi Kerja Cegah Penyimpangan Keuangan Daerah

0
67

MASAMBA, CNEWS — Kejaksaan mengakui bahwa instansi pemerintah khawatir terjerat korupsi dalam pembangunan proyek. Hal tersebut melatarbelakangi pembentukan Tim Pengawalan dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Pusat (TP4P) serta Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D).  TP4P dan TP4D dibentuk untuk mencegah penyelewengan dana APBN/D. Hal ini dikarenakan begitu banyak pejabat yang ditangkap saat melaksanakan program-programnya.

Bila ada pengawalan, tidak ada alasan lagi untuk para pemegang otoritas tersebut takut mengeksekusi APBN/D. “Konsentrasi penegakan hukum saat ini lebih ditekankan pada pencegahan dengan melakukan pendampingan,” ujar Kasi Intelejen Kajari Luwu Utara Muhamad Edriyadi, SH kepada celebesnews.

Ia mengungkapkan, peningkatan dan pembangunan ekonomi tidak bisa berdiri sendiri. Sisi penegakan hukum harus diperhatikan juga sehingga pembangunan bisa berjalan lebih efektif. Di sisi lain, ketakutan pejabat menggunakan anggaran diduga menjadi penyebab rendahnya penyerapan anggaran termasuk di daerah.

“Banyak pejabat yang tidak bersedia ditunjuk menjadi KPA, PPK ataupun Bendawarawan Proyek karena takut bermasalah dengan hukum, takut dipenjara, karena itu TP4D akan memberikan masukan-masukan dan pengawalan agar kegiatan pembangunan di daerah bisa berjalan tanpa harus memiliki ketakutan-ketakutan hukum, ” ujarnya.

Pembentukan tim TP4D ini sendiri sebagai jawaban atas kekhawatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan, akibatnya, penyerapan anggaran pemerintah di pusat dan daerah sangat rendah, sehingga berakibat Pembangunan menjadi tersendat, yang menimbulkan dampak biaya ekonomi meningkat.

TP4D,  nantinya akan mendampingi, pengawalan kepada setiap kepala daerah maupun satuan perangkat kerja daerah, yang akan melaksanakan program pembangunan, di setiap tingkatan, baik pusat maupun daerah tingkat satu dan tingkat dua. “Silahkan para pejabat setiap tingkatan memanfaatkan tim ini, sehingga tidak akan ada lagi ketakutan pejabat saat menggunakan dana pemerintah,” ungkapnya.

Secara khusus di Kabupaten Luwu Utara, tim TP4D telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak terkait. “Kita berharap kedepan terus dapat bersinergi agar pembangunan di Luwu Utara akan semakin maju dan berkembang,” paparnya.

Ditambahkan Edriyadi, tim TP4D Kejaksaan Negeri Masamba, Kabupaten Luwu Utara sendiri memiliki susunan keanggotaan Kasi Intelejen Kajari Muhammad Edriyadi SH sebagai Ketua Tim, Kasi Datum Sebagai Wakil Ketua, Ketua Sub Tim Kasi Pidsus dan anggota-anggota jaksa fungsional lainnya. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here