DPRD Makassar Soroti Banyaknya Jumlah Pegawai PDAM

0
90

MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo menilai PDAM Makassar memelihara pekerja yang tidak produktiv. “Kalau dalal istilah ekonominya itu Pengangguran Tak Kentara,” katanya saat rapat bersama direksi PDAM Makassar, di kantor DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, Senin (6/6/2016).

ukan tanpa alasan, Hasanuddin membandingkan kinerja PDAM Makassar dengan Palembang yang dinilainya jauh lebih berhasil mengelola PDAM.

“Di Makassar itu hampir memiliki dua kali lipat jumlah pegawai dibanding Palembang. Sementara di Palembang punya pelayanan, dua kali lebih besar dibandingkan Makassar. Hal ini bisa diasumsikan 1:4 jumlah pegawai,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Makassar itu.

Banyaknya jumlah pegawai ini dinilai menyebabkan banyaknya pengeluaran PDAM Makassar. Selain itu, sisa hasil usaha (SHU) PDAM bisa lebih besar jika bisa dioptimalkan jumlah pegawainya.

“PDAM kayak petani. Lahan yang bisa dikelola 1 orang, itu dikerja sampai 5 orang. Padahal hasilnya sama. Sehingga 4 orang membuang waktu. Inilah yang terjadi di PDAM Makassar.” seperti dikutip dari salah satu media online.

Direksi PDAM Makassar, Asdar menjelaskan, jumlah pegawai PDAM sebanyak 1.997 yang tercatat pada Oktober 2015. Kini tersisa 940 karyawan.

“Sekarang ini lebih banyak perempuan yang bekerja disana. Bahkan, perempuan-perempuan itu bekerja sebagai pengecek meteran, bukan lagi staff di kantor,” jelasnya.

Kendati demikian, Asdar berujar PDAM Makassar tidak akan membuka lowongan pekerjaan dalam waktu dekat. “Apalagi juga ada yang mau pensiun. Selain itu, kami beri sanksi tegas bagi pegawai yang melakukan tindakan indisipliner. Sudah banyak yang kami keluarkan,” jelas Asdar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here