Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Dana APBD, Majalah Macora Dilidik Polisi, Kagab Humas Pemkab Pinrang Balik Salahkan SKPD

0
105

PINRANG — Persoalan mengenai Majalah ‘Macora’ Sawitto, di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan (sulsel) kian menyita perhatian.

Satuan reserse kriminal Polres Pinrang, kini tengah mempelajari dugaan adanya praktek penyalahgunaan dana APBD pada proses penganggaran tabloid sarana untuk mengangkat citra Bupati Pinrang tersebut.

“Setelah adanya informasi ini kami akan lakukan penelusuran,”kata Akp Nasir, Kasat reskrim Polres Pinrang, usai dihubungi via sellulernya, Rabu (8/6/2016).

Dia mengatakan, pihaknya akan turun langsung mengecek di Bagian Humas Pemda untuk memastikan adanya indikasi penyimpangan persoalan penganggaran majalah ‘Macora ‘ itu.

“Kita akan turun langsung ke pihak yang bersangkutan. Apabila ada indikasi menyimpang didalamnya tentu akan kami tindak lanjuti,”ungkap Akp Nasir.

Ditempat lain, Kepala Bagian Humas Pemkab Pinrang, Murseng, membantah jika tabloid ‘Macora’ itu di komersilkan.

Dia justru menyalahkan pihak SKPD yang kabarnya ‎menyiapkan anggaran di Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) Dinas untuk pembayaran majalah tersebut.

“Itu tidak benar. Majalah itu tidak kami komersilkan. Kalau pun kepala SKPD nya menganggarkan di DPA itu salah. Yang jelas Majalah ini kami sebar secara gratis,”dalihnya.

Murseng juga membantah, adanya kuitansi yang terbit setiap kali pembayaran majalah itu di SKPD dan instansi Pemerintah yang lain.

“Kami tidak pernah terbitkan kuitansi, apalagi di tahun 2016 ini,”katanya.

Seperti yang diketahui, majalah ‘Macora’ terbit sekali dalam dua bulan, dalam sekali terbit Bagian Humas Pemkab Pinrang mencetak 1000 eksampler.

Majalah kemudian disebar kesejumlah SKPD, Sekolah, dan kantor pemerintah lainnya. Bahkan kabarnya, pihak SKPD dipaksa berlangganan 10-20 eksampler. Anggaran untuk penerbitan majalah pencitraan ini mencapai ratusan juta rupiah ‎per kali terbit. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here