Syahbandar Tolak Terbitkan Izin Berlayar Karena Kapal Laut Kelebihan Penumpang di Makassar

0
80

MAKASSARSekitar 2.300 calon penumpang KM Tilongkabila tujuan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terlantar di Terminal Anging Mammiri, Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, sejak Rabu (15/6) hingga Kamis (16/6) siang.

Hal ini diakibatkan karena Syahbandar menolak menerbitkan izin berlayar lantaran kapal itu kelebihan penumpang. Syahbandar tidak ingin mengambil resiko. Akibatnya, ribuan calon penumpang terpaksa menginap di atas kapal, tenda sudah terpasang sejak awal, dan di lantai dasar tempat parkir mobil. Sempat terjadi ketegangan di terminal penumpang.

Mestinya kapal ini berangkat sejak pukul 11.00 WITA kemarin. Pihak kapal diminta menurunkan sebagian penumpang sebagian. Namun, para penumpang menolak dan mendesak segera diberangkatkan. Jumlah penumpang membeludak lantaran sebuah biro perjalanan mengeluarkan tiket ilegal.

“Penumpang resmi itu sekitar 1.644 orang sesuai kapasitas kapal. Namun yang datang sebanyak 2.300-an orang. Artinya ada penumpang ilegal kurang lebih 600 orang, yang penumpang itu sendiri tidak tahu jika tiket yang mereka pegang itu palsu, karena tindak ilegal travel,” kata Direktur Operasi PT Pelni, Daniel E Bangonan, yang baru tiba di Makassar hari ini.

Menurut Daniel, sebagian penumpang baru bersedia turun dari kapal dijamin akan diangkut oleh Kapal Fery Cepat (KFC) Jetliner, didatangkan dari Baubau.

Setelah sebagian penumpang turun, barulah Syahbandar menerbitkan izin berlayar. Sehingga pukul 13.33 WITA, kapal Tilongkabila sudah berangkat. Sedangkan sisanya akan berangkat besok dengan KFC Jetliner.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here