Pertanian Penyangga Utama Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

0
127

MAKASSAR — Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulawesi Selatan (Sulsel), Hj Fitriani mengatakan, sektor pertanian akan tetap menjadi penyanggah utama pertumbuhan ekonomi Sulsel 2016 ini.

Pihaknya telah menyiapkan program peningkatan hasil produksi pertanian, holtikultura dan tanaman pangan di daerah ini. Misalnya Program Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin (UPJA) Pertanian, membuka lahan baru untuk perluasan lahan pertanian dan meningkatkan Indeks Pertanian (IP) Sulsel.

“Dengan program tersebut kami menargetkan peningkatan hasil produksi pertanian di Sulsel akan lebih maksimal tahun ini. Untuk mendorong program tersebut kami akan membuat regulasi seperti perintah komando dalam hal musim tanam,” ujarnyanya.

Menurutnya , saat ini dalam setahun, Sulsel rata-rata memroduksi hasil pertanian cukup fantastis. Dalam lima tahun ke depan dia menyakini surplus padi dua juta ton terus dapat dipertahankan.

Dari data, Executive Director Center of Reform on Economics (Core Indonesia), Hendri Saparini mengatakan, dalam kurun lima tahun sejak 2008 sampai 2013, pertumbuhan ekonomi Sulsel memang berada dikisaran delapan persen, jauh melampaui pertumbuhan nasional yang hanya empat persen saja.

Menurutnya, selama ini pemerintah belum memiliki strategi khusus terhadap bidang yang menjadi penyanggah utama ekonomi, misalnya di sektor pertanian.  Pemerintah juga dinilai belum mampu mengembangkan penciptaan lapangan kerja di sektor andalan serta pengembangan produk turunan dari bidang utama yang dikembangkan.

“Yang terjadi sekarang adalah yang penting potensi wilayah booming. Sehingga ada investor hadir dan daya beli masyarakat meningkat. Tidak ada kebijakan pengoptimalan pengolahan potensi lokal. Ini membuat investor melakukan ekspor secara langsung yang pertumbuhan ekonomi Sulsel lebih tinggi dari nasional,” katanya. (una)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here