Gusty Firmansyah : Koperasi dan Provinsi Bagian Dari Dugaan Korupsi Pengadaan Gerobak

0
95
PAREPARE—-Pelimpahan berkas Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Sosial untuk Pengadaan Gerobak Binaan Koperasi dinilai tidak hanya melibatkan Mantan Kadis Perindag UKM dan Koperasi Parepare 2014 lalu Drs.Amran Ambar melainkan juga melibatkan Pihak Koperasi Cempaka Raya, Selaku Penerima Dana Bantuan Sosial Koperasi yang diprogramkan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.
            Ungkapan ini disampaikan Gusti Firmansyah SH (Penasehat Hukum) yang mendampingi Drs.Amran Ambar saat konfrensi pers di rumahnya minggu siang tadi.
           “Dalam hal ini ada beberapa pihak yang seharusnya menjalani pemeriksaan dan dilirik untuk proses penanganan Dugaan Korupsi dalam pengelolaan dana sosial untuk bantuan Koperasi, Seperti Pemeriksaan Pengurus Koperasi dan Pihak pengguna Anggaran (Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Bukan hanya Kepala Dinas Perindag dan Koperasi Parepare” Ungkap Gusty.
             Dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Sosial Bantuan Koperasi Rp.375 Juta 2015 lalu, Pihak Dinas Perdagangan dan Koperasi Selaku Instansi yang menaungi Bidang Koperasi hanya memberikan Rekomendasi kepada Koperasi yang mengajukam proposal dan layak menerima bantuan modal usaha. Koperasi Cempaka Raya merupakan Koperasi yang menerima dana Bantuan itu, lalu menerimanya dengan Kucuran dana Rp.375 juta, dan diserahkan langsung ke Rekening Koperasi.
             Drs.Amran Ambar, Mantan Kadis Diaperindag Koperasi dan UKM saat itu, Menilai pihaknya hanya memberikan rekomendasi yang diajukan Koperasi Cempaka Raya yang sebelumnya mengajukan Proposal untuk penerimaan bantuan sosial itu, “Saat hendak menandatangani Surat Rekomendasi itu, pihak Pengurus Inti Koperasi Cempaka Raya (Darwis SE, Ghasali Parenta dan Supardi Muli) melampirkan Surat Keputusan Walikota yang ditandatangani, dan atas dasar itu Saya pun tanda tangani sebagai bawahan dari Walikota” beber Amran Ambar.
             Dugaan Korupsi Bantuan Sosial Koperasi 2015 Lalu ini, saat ini sudah dilimpahkan tahap I pihak Kepolisian ke Kejaksaan Negeri  Parepare, dengan tersangka Drs.Amran Ambar selaku Kepala Dinas yang memberikan Rekomendasi, dan Staff Dinas Pperdagangan UKM dan Koperasi Suaib.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here