Demo, Warga Desak Kapolda Copot Kapolres Sidrap

0
107

SIDRAP — Sorotan terhadap kinerja Jajaran Polres Sidrap yang dituding salah prosedur dalam penanganan kasus penipuan dan penggelapan yang menjerat Ahamd Lusi ditampik oleh Kapolres Sidrap, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anggi Naulifar Siregar.

Anggi mengatakan, penanganan kasus penipuan dan penggelapan yang menjerat Ahmad Lusi sudah sesuai dengan prosedur yang ada, pihaknya juga telah melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Sidrap atau P21 pada akhir Ramadan bulan kemarin.

“Penanganannya sudah sesuai dengan prosedur, kita juga telah melimpahkan berkasnya tahap pertama,” kata Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar saat dihubungi Via telpon selulernya, Rabu (20/7/2016) seperti dikutip dari salah satu media online.

Ia menambahkan, aksi demo dalam menyampaikan aspirasi itu tidak salah namun perlu diketahui apa yang menjadi tuntutan dalam aski demo itu tidak benar. Terkait barang bukti yang disita dari rumah terlapor yang belum dikembalikan karena proses hukumnya belum rampung.

“Untuk barang yang disita yang tidak ada kaitannya akan diserahkan kembali, setelah proses hukumnya selesai,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ratusan warga Kabupaten Sidrap yang mengatasnamakan Solidaritas Rakyat Anti Kekerasan (SORAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Mapolda Sulsel. Aksi yang digelar menuntut Kapolres Sidrap turun dari jabatannya, Rabu (20/7/2016).

Aksi unjuk rasa ini mendesak Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Charliyan mencopot Pejabat Kapolres Sidrap diantaranya, Kapolres Sidrap sendiri, AKBP Anggi Siregar, Wakapolres Sidrap Kompol Apry Prasetyo dan Kasat Reskrim AKP Chandra Yuda.

Aksi yang dikomandoi Syarifuddin Tembo meminta kepada Kapolda Sulsel untuk mengetahui kinerja jajaran Polres Sidrap yang dituding tidak sesuai prosedur dalam penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Ahmad Lusi dimana pihak polres Sidrap menyita barang terlapor senilai milyaran rupiah yang diduga tidak ada kaitannya dengan kasus ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here