PAD Triwulan Dua Lampaui Target

0
79
PAREPARE-–Dalam rapat monitoring dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah triwulan II, Walikota Parepare, DR. HM. Taufan Pawe, SH. MH mengapresiasi PAD Kota Parepare atas pencapaian PAD Januari s/d Juli 2016 yang saat ini sudah melampaui target tahapan PAD.
PAD Tahun Anggaran 2016 yang ditargetkan sebesar Rp.137.515.117.571,- hingga Juli 2016  terealisasi Rp.77.680.972.907,34,-  atau  108,63% dari target tahapan PAD Tahun 2016 yang harus dicapai hingga Juli 2016 Rp. 71.507.861.136,92.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah, H. Nasarong dalam laporannya mengatakan dibandingka realisasi PAD triwulan II  Tahun 2015 lalu  Rp. 58.676.072.372.54,- menunjukkan tahun ini mengalami peningkatan 32.39 persen.
Begitu pun target tahapan yang harus dicapai hingga Agustus ini  Rp. 85.259.372.894,02 dan terealisasi  Rp.87.296.812.551,84 atau 102.39 % dari target tahapan yang harus dicapai.
Dalam kesempatan yang sama, H. Nasarong memaparkan kinerja penerimaan PAD periode bulan Januari – Juli 2016 yaitu penerimaan khusus untuk Sektor Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2016 dengan target Pokok  Rp. 4.500.000.000 dan realidasi penerimaan PBB hingga Juli 2016  Rp.2.341.509.693,- atau sebesar 100,06% dari target tahapan Triwulan II dengan capaian Rp. 2.340.000.00.
Sementara itu Taufan yang mendengarkan laporan Kadispenda ini mengapresiasi kinerja para aparatnya yang bekerja maksimal sehingga capaiannya melampaui target yang ditentukan.
“Saya sangat bangga dan puas, ini adalah hasil dari kerja – kerja nyata kita selama ini. Potensi PAD kita masih terbuka lebar dari waktu ke waktu, untuk itu mari kita semua bergerak untuk memaksimalkan potensi – potensi itu agar apa yang kita harapkan dapat terwujud”, ucap Taufan saat memberikan arahan, kemarin (31/8/2016).
Taufan juga mengharapkan kepada para aparaturnya agar menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sebagai salah satu potensi PAD.
“Kalau kita lihat tren tingkat kesadaran masyarakat membayar pajak saat ini sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita meningkatkannya. Selain itu, ada beberapa potensi PAD kita yang masih bisa dimaksimalkan sehingga itulah perlunya rapat monitoring dan evaluasi seperti ini untuk mengetahui tren PAD kita dari waktu ke waktu”, harapnya..(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here