Suami Kepala Desa Leboni Rampi Bunuh Diri, Tulis Wasiat ke Istri, “25 Tahun Kita Bersama Papa Pergi untuk Selamanya”

0
134

foto:—ilustrasi–

 

 

LUWU UTARA, CNEWS — Kepergian Muh Syafar salah seorang Pegawai Negeri Sipil di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan untuk selamanya sungguh mengagetkan warga Rampi. Betapa tidak, ini adalah kali pertama kejadian bunuh diri tersebut tejadi di Kecamatan Rampi. Selain itu, korban bunuh diri adalah suami Kepala Desa Leboni kecamatan Rampi.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/9)2016. Muh Syafar masih sempat minum kopi bersama istrinya sekitar pukul 08.00 wita. Setelah itu, sang istri keluar rumah jalan-jalan, setelah sang istri pulang korban sudah tidak di rumah dan menghilang. Namun Setelah sang istri masuk kamar ditemukan selembar surat wasiat yang ditulis oleh korban berisi pesan “Maafkan Papa Pergi Untuk Selamanya”.

Dengan panik sang istri spontan menyuruh menantunya untuk membantunya mencari korban. Kegelisahan menyelimuti sang Kepala Desa Istri Korban karena hingga pukul 14.00 wita korban belum ditemukan.

Setelah pukul 14.30 wita, menantu korban mencoba mencarinya di lokasi belakang rumah korban dan ternyata korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi menggantungkan diri di pohon jambu. Menantu korban spontan berlari ke rumah dan memberitahu sang istri bahwa korban telah ditemukan tidak jauh dari rumahnya.

Informasi yang dihimpun celebesnews, menurut Rahmat Kapospol Rampi, bahwa hasil olah TKP disaksikan oleh Ikbal pembina dan Istri korban yang sekaligus kepala desa murni korban bunuh diri.

Ditambahkan oleh Muh.Subair Kapus Rampi tidak ada unsur penganiayaan ini murni Bunuh Diri. Alat bukti yang ditemukan tali Kopleng labrang dan Racun Rumput Rambo dibotol Parfum. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here