Ketua DPD RI Irman Gusman Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

0
103

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan dugaan penyuapan, Sabtu dini hari, 17 September 2016. Sumber internal KPK menyebutkan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah berinisial IG turut ditangkap.

Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, IG ditangkap bersama satu orang anggota DPD lainnya. Selain itu, dua pengusaha yang diduga pemberi suap juga ikut diamankan KPK malam itu.

Tim Satgas KPK menangkap keempatnya di sebuah lokasi di Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 dini hari. Keempatnya langsung diperiksa secara intensif oleh KPK.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan ada operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan malam tadi. Yuyuk mengatakan pihaknya masih memeriksa secara intensif semua yang ditangkap.

“KPK benar melakukan OTT Jumat malam. Saat ini, sedang dilakukan pemeriksaan 1 x 24 jam,” kata Yuyuk.

Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan timnya telah melakukan OTT pada seorang pejabat. Namun ia belumbersedia menjelaskan siapa pejabat tersebut dan dalam kasus apa ditangkap KPk.

“Tolong di tunggu konfpers (Konferensi pers), insya Allah diadakan siang/sore hari ini di gedung KPK,” kata Agus.

 

Irman Gusman Tak Ada di Rumahnya Usai Diduga Ditangkap KPK

Suasana di rumah dinas Irman Gusman, mendadak sepi setelah Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu, diduga ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

Seperti dikutip dari VIVA.co.id di rumah dinas Irman, Jalan Denpasar C3 Nomor 8 Jakarta Pusat, Sabtu 17 September 2016, tak ada penghuni rumah yang terlihat selaian sejumlah petugas keamanan.

Di halaman rumah bercat putih itu, terlihat dua mobil mewah milik Irman terparkir rapi, seperti mobil merek VW dengan nomor polisi B 1751 RFS dan Toyota Crown bernomor polisi B 1266 RFS.

Di rumah itu, juga terparkir satu unit sepeda motor dinas Kepolisian. Motor itu merupakan motor yang selalu mengawal Irman dalam perjalanan dinasnya.

Meski telah menanti cukup lama, tak terlihat Irman keluar rumah. Padahal seharusnya, Irman dijadwalkan menghadiri sejumlah cara di kantor DPD Senayan, Jakarta.

Terkait hal ini, di tempat terpisah, Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi pada Irman.

Farouk berkilah, pihaknya belum mendapatkan informasi dari KPK. “Kami hanya berkumpul. Kami hanya konsolidasi, tunggu pengumuman KPK saja,” kata Farouk. (asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here