Mantan Direktur PDAM Akan Diperiksa, Polisi Harus Bongkar “Kapling” Rekening Pelanggan PDAM

0
69
PAREPARE-–Penyidikan Dugaan Korupsi Rekening Air PDAM Kota Parepare, hingga saat ini masih seputar Pemeriksaan sejumlah Karyawan PDAM Kota Parepare. Perkembangannya hanya pada  rencana Pemeriksaan Mantan  Direktur PDAM Fahruddin Andi Umar, Plt.Direktur PDAM Muh.Sukri dan Direktur PDAM Saat ini Lucky Hakim.
             Meski pemeriksaan 17 Karyawan PDAM belum lama ini, usai dilakukan Pihak Kepolisian, Namun hingga kini Penetapan status Tersangka Dugaan Pengendapan dana Pelanggan kurang lebih Rp.6 Miliar Tahun anggaran 2005-2015 yang dinilai fiktif ini, dengan alasan masih didalami pihak Kepolisian.
           “Kita masih mendalami hal ini, penetapan tersangka masih akan dilanjuti usai Pemeriksaan Mantan Direktur dan Direktur PDAM saat ini” ungkap AKP.Hery P Kasat.Reskrim Polres Parepare ke Media.
          Rencananya dalam waktu dekat pihak Kepolisian akan menggelar Perkara di Polda Sulsel terkait dugaan Penggelapan dana Rekening Pelanggan PDAM ini, “Kasus ini sudah memenuhi unsur Pidana, dan kasusnya akan digelar di Polda Sulsel dalam waktu dekat” ungkap AKP.Hery lagi.
Dugaan Korupsi dana Rekening Air Pelanggam PDAM, ditemukan Kejanggalan pada Praktek Adanya Rekening Pelanggan yang dinilai Telat dari pihak PDAM, Namun ketika Pelanggan ingin Bayar maka, Rekening ini dianggap tidak terdaftar, “Ada indikasi Karyawan PDAM mengkafling, rekening pelanggan tertentu, (dalam kekuasaanya) hingga Rekening Pelanggan ini, akan ditagih jika nilainya menggelembung, dan dalam proses penagihan ini, pihak PDAM Memberikan surat penyampaian dan mengamcam pelanggan untuk memutus Distribusi Airnya, dan praktek ini banyak dialami pelanggan.
Penagih Rekening Pelanggan PDAM yang Juga Karyawan membenarkan munculnya Kwitansi Piutang yang dikeluarkan pihaknya (PDAM) di 2016 Namun pelanggan tersebut  tidak memakai lagi meteran air PDAM sejak 2013 lalu.”Saya sebagai penagih juga heran, saya hanya mengantar surat, saat saya periksa  rumah pelanggan tersebut, ternyata tidak memakai lagi air PDAM,  tapi ada tagihan berjalan hingga 2016, dan itu tidak terjadi pada seorang pelanggan saja, tapi banyak” Ungkap Karyawan PDAM yang enggan disebut namanya dan salah seorang dari Karyawan PDAM yang pernah diperiksa Pihak Kepolisian.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here