Menghilang 5 Hari, Mayat Pria Ini Ditemukan Tanpa Kepala

0
100

BARRU— Mayat Laki-laki ditemukan di Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetadi tanpa kepala, Kamis Pagi. Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian mayat tersebut ditemukan salah satu warga saat melintas.  penyebab kematin belum diketahui.

          Andi Sukri, warga Lingkungan Jingko, Kelurahan Mallawa Jecamatan Mallusetasi Kab.Barru. Saat pertama melihat mayat ini, berawal saat Ia hendak mekihat ternak sapinya, karena mencium bau tak sedap dari semak semak di belakabg kandang sapi, Ia pun mencari tau asal Bau tak sedap itu, namun tiba-tiba sesok mayat tanpa kepala ditemukan tergeletak tepat belakang kandang sapinya tersebut.         “Waktu itu saya hanya berniat untuk datang menebang Pohon pisang yang berada dekat kandang sapi, namun saya terlebih dahulu mengambil perkakas didalam kandang sapi tersebut,”ujar Andi Sukri.

           Ia  sempat kaget saat melihat Sepotong kaki dan tangan yang menyerupai kaki dan tangan manusia setelah dipastikan ternyata memang merupakan jenazah tanpa kepala.

          “Saya mengecek untuk memastikan karna mayat tersebut dikubur dibawah kedalaman 30 centimeter,”aku Sukri.  Usai  memastikan kalau itu memang jenazah dia kemudian langsung berlari meminta bantuan dan melaporkan temuannya ke Kantor Polisi.

“Yah polisi langsung datang ke lokasi,”terangnya.

            Mayat tanpa kepala yang ditemukan Warga Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, diduga merupakan Warga Patalellange, lingkungan Palandro Selatan Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, bernama M. Arti alias Ohara Bin M. Arif (39).

           Dugaan tersebut dikuatkan saat keluarga melihat sejumlah ciri-ciri fisik mayat serta aksesoris yang digunakan Korban saat terakhir ditemui. “Itu pastimu Ohara karna bajunya gelangnya, dama ciri-ciri fisiknya sama persis,”kata Ruslan Nisu, kerabat korban.

            Ruslan, menjelaskan kalau Ia terkahir kali ketemu dengan sepupunya tersebut  Sabtu (17/9/2016) lalu, dimana saat itu bersama-sama menghadiri hajatan warga dalam pertandingan domino dan setelah itu juga dia sudah diketahui keneradaannya berada dimana,” terangnya.

              Satuan Reserse dan Kriminal Polres Barru, dalam melakukan penyidikan dugaan pembunuhan terhadap M Arti alias Ohara Bin M. Arif (39), belum diketahui Pasti penyebabnya, aparat kepolisian sendiri masih terus melakukan pengungkapan kejadian tersebut.

            Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Barru, AKP Muh Nasri, yang dihubungi, mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab pasti terhadap jenezah tersebut.

           “Kami belum tau pasti penyebab terbunuhnya Jenazah M Arti, namun pihaknya masih terus melakukan penyidikan terjadap sejumlah saksi,”katanya.

Nasri, mengaku, dugaan sementara yang dapat disimpulkan berdasarkan kondisi matinya korban diduga kuat merupakan aksi pembunuhan.

“Ini masih diduga yah karna hasilnya nanti setelah ada bukti kuat,”akunya.

Dia menuturkan, pihaknya rencananya setelah berkonsultasi dengan Pihak keluarga untuk diizinkan dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Kita akan lakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, untuk mendapatkan bukti awal pembunuhannya,”pungkasnya.

Nasri, jga, menjelaskan kalai dilihat dari kondisi korban sendiri diduga kuat korban dibunuh sejak beberapa terakhir karna kondisinya yang sudah membusuk.

“Kalau dilihat kondisinya korban ini sudah sejak beberapa hari dibunuh,”jelas Nasri. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here