Terharu, Terdakwa Peluk Saksi, Istri dan Ibu Korban Menangis Lalu Pingsan

0
76

PAREPARE— Usai Sidang Lanjutan,  kasus pembunuhan Abbas alias Lebbae yang digelar di pengadilan Negeri Parepare, Senin (10/10) dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ariani Ambar, menjadi terharu pengunjung, saat terdakwa Muhlis memeluk dan mencium tangan paman korban, Muh. Latief. Yang dihadirkan sebagai saksi dalam kasus Pembunuhan itu.

Bahkan Kasma, istri korban,  menangis melihat adengan itu, Ibu Korban Lebbae yang turut Hadir, pingsan dan jatuh dari kursi pengunjung. Terdakwa dan keluarga korban tetap akrab, dan tidak menampakka  tidak adanya dendam antara keluarga korban dan terdakwa.

Terdakwa Muhlis Disidang Karena melakukan pembunuhan terhadap Lebbae, hanya masalah siri, dimana korban sering menganggu istri terdakwa, sehingga berujung maut, Sabtu (2/7/2016) lalu, usai shalat tarwih Ramadhan lalu di rumah Jumiaty, di Perumahan BTN Pepabri Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Parepare.

Sidang dengan agenda  pemeriksaan saksi yang diajukan o pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), Irwan, dimana saksinya, istri korban, Kasma dan paman korban, Muh. Latief.

Dalam persidangan sejumlah saksi tidak mengetahui motif dibunuhnya Lebbae, bahkan saat kejadian, korban sudah tidak bernyawa lalu dilarikan di RSU Andi Makkasau,”saya ditelpon istri terdakwa Asmawiah melalui no handphone suami saya, bahwa suami saya meninggal karena kecelakaan,”kata Kasma.

Kasma langsung menyampaikan hal ini kepada orang tuanya dan mertuanya sendiri termasuk paman korban, Muh. Latief, mereka dari Sidrap menuju ke Parepare untuk menjemput jenazah suaminya. Saat tiba di RSU Andi Makkasau maka bertemu dengan Satpan, dan pihak Satpan menyampaikan bahwa suaminya di bunuh.”saya melihat suami saya luka dengan 6 tusukan,”jelasnya.

Sidang kembali dilanjutkan dengan Agenda  masih keterangan saksi, dimana nama-nama yang disebut istri korban dalam persidangan akan dipanggil Kejaksaan untuk dimintai keteranganya lebih lanjut.(Effendy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here