Dijanji Jadi PNS, Warga Ini Ditipu Puluhan Juta, Terlapor Disebut Dekat Dengan Karyawan PDAM

0
105
PAREPARE—Warga Jalan Mappangara Kel.Lapadde Kec.Ujung. La Ali, ditipu Rp.50 Juta, untuk biaya pengurusan diluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
           Kejadian berawal 27 November 2015 lalu, Pria Muh.Adam akan menguruskan 2 Anak Kandung warga ini. Isma Ali dan Adol Ali, dibantu untuk dijadikan PNS. Dari situlah Ia
Dikenalkan Pria Muh.Adam dari seorang Karyawan PDAM dan Istrinya.
           Pria Muh.Adam dan Oknum Karyawan PDAM bersama Istrinya, datang ke rumah dan Menawarkan akan membantu meluluskan 2 orang anak saya ini, untuk dijadikan Pegawai Negeri Sipil, dan Ia meminta Uang Pengurusan Rp.50 Juta untuk 2 orang anak.
          ” Teman saya di PDAM dan Istrinya, memperkenalkan dengan, lelaki Muh.Adam ini, katanya mampu menguruskan untuk menjadi PNS, dan Ia meminta biaya pengurusan Rp.50 Juta, Namun hingga kini kejelasan Penerimaan CPNS itu tidak kunjung ada, sementara uang saya sudah diambilnya sejak November 2015 lalu” ungkap La Ali kepada Media Kamis siang kemarin.
           Karena jenuh penerimaan CPNS tak kunjung ada, dan Ia merasa tertipu, maka Ia pun melaporkan hal ini di Polres Parepare dengan No.LP.545/IX/2016/SPKT/20 September 2016 lalu.
        Hingga kini, Ia masih menunggu proses Penyidikan yang dilakukan Pihak Kepolisian terhadap Laporannya ini, Ia juga mengaku jika lelaki Muh.Adam ini merupakan warga Perumnas Wekke,e dan memiliki hubungan dengan Kayawan PDAM yang juga berada di rumah saat permintaan panjar Rp.50 Juta biaya Kepengurusan CPNS.
          “Saya masih tunggu pemeriksaan lanjutan dari pihak Kepolisian terkait Laporan saya itu, Dan saat Pemberian Panjar biaya Pengurusan itu, Karyawan PDAM Bersama Istrinya juga berada dirumah saat uang itu diserahkan” ungkap La Ali.
          Kasat Reskrim Polres Parepare AKP. Hery, dihubungi siang kemarin, membenarkan adanya Laporan ini, Ia juga akan mengecek sejauh mana Laporan ini akan ditindaki, “Ia Kita sudah terima Laporan itu, dan itu akan dimonitor, langkah apa yang mesti dilakukan kembali” ungkapnya.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here