Puluhan Rumah Terendam Banjir. Walikota Turun Pantau Kondisi Warganya

0
81

PAREPARE—Guyuran hujan lebat, yang melanda hampir seluruh Daerah di Indonesia mengakibatkan banjir di mana-mana.
Tak terkecuali di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Banjir disejumlah titik di kota ini mengakibatkan puluhan rumah terendam.
Seperti di Kecamatan Bacukiki, dan Kecamatan Ujung, berdasarkan informasi warga, beberapa rumah di bantaran Sungai tersebut dikabarkan hanyut dibawah arus air.‎ Dinding dan pondasi rumah warga perumahan jebol.
Menurut warga, air sungai Jawi-Jawi meluap karena tak mampu menampung tingginya volume air yang disebabkan hujan deras ‎hingga berjam-jam. Senin Malam (24/10/2016).
Sahar, salah seorang warga Bacukiki, mengungkapkan, banjir kali ini adalah banjir terparah sejak 20 tahun terakhir.
Dia mengaku, rumahnya yang ter‎letak disekitar bantaran sungai Jawi-Jawi nayris hanyut dibawah arus air sungai.
“Wajar kalau ada rumah tenggelam dan hanyut. Rumah saya saja yang tergolong diketinggian dekat sungai Jawi-Jawi malah sampai ke tanggul pondasi saya,”tutur Sahar.
Tak tinggal diam melihat kondisi warganya, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, turun langsung memantau sejumlah titik banjir.‎ Taufan ingin memastikan jumlah wilayah yang terkena bencana tersebut.
“Kita turun untuk melihat kondisi warga. Kita juga turunkan armada dan puluhan personil untuk mengevakuasi barang milik warga yang hanyut,”ujar Taufan Pawe.
Selain memantau kondisi warga di dua kecamatan tersebut, wali kota juga turun memantau titik rawan banjir, di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang.
Kelurahan tersebut berada di titik rendah sehingga rawan banjir akibat air kiriman dari wilayah ketinggian.‎ (effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here