LSM Nilai Proyek Jalan 6,9 Milyar Di Letta, Mark Up…!

0
71

PINRANG—Aktivis Anti Korupsi meminta penegak hukum transparan dalam menangani kasus dugaan markup pembangunan jalan beton, di Rajang Letta, Kabupaten Pinrang.

Koordinator Indonesia Timur Coruptions Watch (ITCW), Jasmir Laintang, bahkan menuding pihak Satuan Reskrim Polres Pinrang, tidak serius menangani kasus tersebut.  “Kami minta Polisi serius menangani kasus ini. Polisi harus transparan dan terbuka ke publik sejauh mana tahap perkembangan kasus ini,”terang Jasmir. Minggu (6/11/2016).
Jasmir, menjelaskan, proyek tersebut dikerjakan  PT Mulia Jaya Abadi Mandiri. Dananya bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kab Pinrang, APBD Tahun 2015 lalu.

Meski, kata Jasmir, pihak Kepolisian meningkatkan kasus ini ketahap penyidikan, namun ‎belum ada kejelasan mengenai tindak lanjutnya. Disisi lain Seorang tersangka dalam proyek ini sudah ditetapkan.  “Kami khawatir, tersangkanya mentok pada satu orang saja, yakni rekanan proyek. Padahal kami menduga proyek ini tidak lepas dari peran pihak instansi terkait,”ungkap Jasmir. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here