Tarian Maggiri Hipnotis Pengunjung Cultur Day di Losari, Digelar Pemerintah Kecamatan Mariso Kerjasama Komunitas Bersih Lorong

0
340

_dsc0454ok4_dsc0201_dsc0027

MAKASSAR – Ribuan pengunjung anjungan Pantai Losari dibuat terperangah oleh Tarian Maggiri yang dilakonkan para Bissu di acara International Multi Cutural Day, Minggu 20 November 2016.

Bagaimana tidak, para Bissu dalam Mabbissu (tarian) tersebut menusuk badannya sendiri dengan keris panjang, namun tidak bisa menembus kulitnya. Menurut kepercayaan leluhur, mereka dipanggil Bissu karena tidak haid, tidak berdarah, atau suci.

Dikatakan tidak berdarah karena Bissu ini kebal terhadap senjata tajam, tidak mampu ditembus oleh keris, parang atau timah panas.

Di setiap upacara ritual, para Bissu selalu mempertontonkan kesaktian mereka dalam bentuk tari yang disebut Maggiri.

Mabbissu merupakan tambahan awalan ma yang berarti melakukan tarian bissu. Sementara bissu berasal dari kata bessi, yang berarti bersih atau suci dan kuat.

Kegiatan tersebut digelar oleh Kecamatan Mariso bersama Komunitas Bersih Lorong Kota Makassar. Menghadirkan ribuan pengunjung dan juga para wisatawan mancanegara.

Camat Mariso Harun Rani mengungkapkan, kegiatan ini dalam mendorong Makassar sebagai kota dunia dengan menghadirkan kearifan lokal. “Kita ingin menunjukkan kalau Makassar itu ramah atau sombere, selalu menjunjung tinggi sifat-sifat sipakau, sipakelebbi dan sipaikanga,” tutunya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here