Kejati Sulselbar Periksa Jen Tang Dalam Kasus Lahan Negara Buloa Tallo Makassar

0
118

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terus menelusuri dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) sewa lahan di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar.

Sebelumnya, Kejati Sulselbar telah memanggil Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Sabri, Lurah Buloa Kecamatan Tallo Iraman, pemilik lahan Rusdin dan Andi Jayanthi.

Kali ini Kejati Sulselbar memanggil Soedirjo Aliman alias Jen Tang. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar Salahuddin membenarkan terkait pemanggilan Jen Tang.

Dia menjelaskan pemanggilan Jen Tang sebagai saksi dikarenakan diduga pengusaha showroom mobil ini mengetahui terkait sewa lahan negara ke negara Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar.

“Kita akan panggil semua pihak yang mengetahui sewa lahan ini termasuk Jen Tang. Dia diperiksa oleh Andi Baso jaksa penyidik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 19 Desember 2016.

Selain itu, lanjut dia, pemanggilan Jen Tang dikarenakan berdasarkan pemeriksaan terhadap Lurah Buloa Iraman yang menyebutkan lahan yang di sewa tersebut adalah milik Jen Tang.

Selain sebagai pemilik, Jen Tang juga diduga menerima uang sewa sebesar Rp 500 juta dari PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pemenang tender pembangunan proyek Makassar New Port (MNP).

Sebelumnya, Lurah Buloa Iraman mengaku meski ada nama Rusdin dan Andi Jayanthi yang memiliki lahan, tetapi pemilik lahan sebenarnya adalah Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

“Pak Rusdin dan Jayanthi itu lahan yang dikena jalanan masuk. Tapi pemilik sebenarnya adalah Jen Tang. Menurut keterangan, Rusdin itu sopirnya Jen Tang. Kalau tidak salah Jayanti itu juga pegawainya Jen Tang,” ungkapnya.

Dia mengakui lahan yang di sewa oleh PT PP adalah tanah negara yang dilakukan pengoperan hak untuk menjadi tanah garapan. ” Artinya begini itukan pemiliknya yang mengatasnamakan pengoperan hak atas nama Rusdin dan Jayanti. Jadi mereka tidak mau memberikan kalau tidak disewa,” paparnya.

Dia mengungkapkan selain Rusdin dan Jayanti yang mendapatkan uang sewa lahan dari PT PP, Jen Tang juga disebut mendapatkan sewa lahan tersebut. “Jelas mi iya dia (Jen Tang) dapat uang sewa lahan Rp 500 juta yang dibayarkan tahun 2015 lalu,” ungkapnya. Demikian dilansir oleh salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here