Indikasi Pungli Dipembangunan, Kabag Pembangunan “Disidang” DPRD

0
62
PAREPARE—Asisten II Bidang Pembangunan Daerah, Kantor Sekertariat Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ramadhan Umasangaji, beranggapan, Kepala Bagian Pembangunan, Muh Ansar, harus memenuhi panggilan Komisi III DPRD terkait persoalan adanya indikasi pungutan luar (Pungli) pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan.
Mantan Kepala BKDD Parepare itu, mengatakan, Kabag Pembangunan harus menjelaskan secara terbuka terkait mekanisme yang diterapkan selama ini di dalam Instansinya‎.
“Ya, harus datang ketika di panggil. Itu hal biasa ketika ada isu-isu yang berkembang di masyarakat. Kami juga pernah dipanggil seperti itu dan kita penuhi,”ucap Ramadhan. Di Komplek Rumah jabatan Wali Kota. Senin (19/12/2016).
Menurut dia, tidak ada masalah jika Wakil Rakyat melayangkan panggilan untuk klarifikasi.
Adapun Kabag Pembangunan, yang selama ini dinilai kurang meluangkan waktu mengurus sistem pelayanan, dia justru berpendapat, semua tergantung dari kebijakan Pimpinan.
“Kemungkinan ‎ada hal yang menyangkut bagian Pembangunan yang dibutuhkan Pimpinan. Itukan Perintah Pimpinan dan kebijakannya,”ungkap mantan Sekwan DPRD Parepare ini.
Ketua Komisi III DPRD Parepare, Parman Agus Mante, menyatakan akan memanggil Kepala Bagian Pembangunan, menyusul adanya aduan dari masyarakat menyangkut sistem pelayanan di bagian tersebut.
“Akan kita panggil setelah kita rapatkan di komisi. ‎Memang ada aduan mengenai indikasi tindakan yang menyalahi ketentuan, tapi kita akan koordinasikan dulu ke anggota lain,”ungkap legislator PKS ini.
Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam, justru meminta kepada pimpinan eksekutif mengevaluasi yang bersangkutan.
“Tidak etis ketika seorang pejabat meninggalkan ruangan sampai mengabaikan tanggungjawabnya,”jelas Ketua DPC Partai Demokrat ini. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here