Dosen Fakultas Ekonomi Unhas Akhir Hidupnya Dengan Gantung Diri di Pohon Mangga

0
122

MAKASSAR – Universitas Hasanuddin berduka. Salah satu dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Yansor Djaya Sitorus (51) mengakhiri hidupnya secara tragis.

Yansor nekat gantung diri di pohon mangga belakang rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan III Kompleks BTN Antara Blok A 13 no 1, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa (27/12/2016).

Belum ada keterangan dari pihak keluarga terkait penyebab dosen yang mengambil program doktor di Universitas Brawijaya itu nekat mengakhiri hidupnya. Namun, dosen senior di Unhas ini dikenal begitu baik.

“Almarhum orang yang sangat baik, dia memegang nilai-nilai profesional seorang dosen. Saya pernah menjadi mahasiswanya dan beberapa kali terlibat dalam tim kerja yang beliau bentuk,” tulis Isna Osman di Facebook.

Pernikahannya bersama Rita Damanik telah dikaruniai tiga anak perempuan. Keseluruhannya, tinggal bersama di BTN Antara.

“Beliau tinggal bersama keluarganya disini. Ada istri dan tiga anak perempuannya,” kata tetangga korban yang enggan namanya diberitakan.

Kepada Rakyatku.com, tetangganya itu mengaku sudah dua bulan tinggal dekat rumah korban. Tetapi, ia sangat jarang melihat korban keluar rumah.

“Semenjak saya tinggal disini baru dua kali saya lihat keluar rumah,” imbuh sumber tersebut.

Pasca beredarnya kabar meninggalnya Yansor, rumahnya sejak kemarin terus dipadati pelayat. Mulai dari dosen hingga mahasiswa. Begitu pun keluarga dan kerabatnya.

“Dari kemarin rumahnya ramai. Banyak mahasiswaya yang datang. Rekan dan kerabatnya juga terus berdatangan,” beber dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Syaharuddin mengatakan, pihaknya sejauh ini masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden memilukan itu.

“Sejak awal kami sudah datangi TKP. Disana keluarga korban nyatakan kalau ini murni bunuh diri. Tapi kita terus lakukan penyelidikan,” terang mantan Kanit Reskrim Polsek Rappocini

Sahar sapaan akrab Syaharuddin mengatakan, sesuai pengakuan istri korban, Yansor diketahui memiliki penyakit. Sayangnya, Sahar pun mengaku belum melakukan penyelidikan ke arah sana.

“Kami sudah meminta keterangan istrinya. Cuman belum detail karena keluarga korban masih terpukul. Informasi yang kami dapat, korban itu memiliki penyakit cuman kami belum lidik sejauh itu. Setiap malam juga korban selalu kesulitan untuk tidur,” beber Sahar.

Hingga saat ini, Sahar mengatakan, sudah ada 4 orang saksi yang diambil keterangannya terkait aksi bunuh diri ini.

“Sudah ada saksi yang kami periksa. Jumlahnya 4 orang. Salah satunya itu anak korban,” jelas Sahar.

Pantauan Rakyatku.com, di rumah duka Rabu (28/12/2016). Sejumlah kerabat dan keluarga korban masih memadati rumah korban.

Begitu pula ucapan bela sungkawa dalam bentuk karangan bunga. Terlihat pula karangan bunga kiriman Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here