Sukses jadi Praktisi Hukum, Walikota Parepare Taufan Pawe Pernah Bercita-cita jadi Dokter

0
59

PAREPARE – Sebagai pembicara dalam seminar 3 in 1 yang digelar HIPMI Kota Parepare komisariat Badar Madani, di Barugae Rujab Wali Kota Parepare Minggu 29 Januari 2017, Taufan Pawe sempat bercerita tentang cita-cita awalnya sebelum sukses menjadi Lawyer atau praktisi hukum.

“Saya sebenarnya awalnya sangat besar keinginan untuk menjadi sosok dokter. Makanya pada awalnya saya mendaftar di Unhas itu di Fakultas Kedokteran Unhas, namun takdir justru berkata lain,”kata Taufan Pawe.

Taufan, menjelaskan, karena dirinya tidak lulus ujian di Unhas Fakultas kedokteran, namun dia lulus di salah satu Universitas di Jakarta Jurusan Kedokteran Gigi, namun dia mengaku tidak tertarik dengan jurusan itu.

“Setelah saya dinyatakan tidak lulus di Unhas, saya ternyata lulus di UKKI Jakarta, namun karena saya tidak tertarik karena di situ saya mendapat jurusan Kedokteran gigi sehingga saya memutuskan untuk tidak ke sana,”ungkapnya.

Karena takut untuk tidak kuliah sehingga Taufan mencoba mengikuti tantenya di Ikatan Notaris Indonesia (INI). Dia awalnya hendak mendaftar di jurusan ekonomi, namun lagi-lagi ada kesalahan saat pendaftaran dan akhirnya dia mendaftar pada Jurusan Hukum.

“Kan waktu pendaftaran di loket Ekonomi itu terlalu panjang antrean sehingga saya memilih loket yang satunya dan ternyata itu adalah loket Jurusan Hukum, dan setelah tes saya kemudian heran karena saya baru tahu kalau itu saya mendaftar di jurusan hukum sehingga saya hanya pasrah ikuti tes dan diterima di jurusan tersebut,” kenang Taufan Pawe.

Dia mengaku kalau di situ hanya kuliah saja karena rencananya tahun depan dirinya mau mendaftar lagi di Unhas.

“Pada semester satu itu saya dapat predikat 4,0, selama dua semester sehingga saat diketahui dosen kalau saya ingin pindah ke Unhas, dosen kemudian memanggil saya di ruang rektor dan di situlah saya dibujuk untuk tidak pindah dan kemudian diberikan pembimbing yang berkompeten,”ungkap dia.

Taufan, mengungkapkan, berkat kegigihannya ternyata dirinya saat itu lulus dengan nilai cumlaude dan dipercaya sebagai asisten dosen tentunya ini kebanggaan besar buat dirinya.

“Alhamdulillah ternyata Tuhan memang punya kehendak lain dalam setiap keinginan itu tergantung kegigihan dan upaya kita saja dalam menjalani selama kita ikhlas pasti akan diberikan jalan yang terbaik,”pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here