Ketahuan Terbitkan Sertifikat Bodong, Pejabat BPN Sulsel Divonis 1 Tahun Penjara

0
63

MAKASSAR – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar kembali menyidangkan kasus korupsi pemalsuan sertifikat lahan di Perumnas Telkomas Makassar yang menyeret nama Andi Akbar yang berprofesi sebagai PNS Badan Pertanahan Negara (BPN) Sulsel dan Abdul Samad yang merupakan makelar tanah.

Sidang kali ini, majelis hakim yang diketuai Hakim Rianto Adam Pontoh memberikan vonis 1 tahun penjara kepada dua terdakwa karena telah terbukti melanggar Pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang tipikor jo pasal 55 KUHPidana.

Pemberian vonis 1 tahun penjara terhadap pejabat BPN Sulsel Andi Akbar lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imawati yakni hukuman 1 tahun 5 bulan penjara dan denda Rp50juta subsidaer 1 bulan penjara.

Majelis hakim memberikan vonis 1 tahun penjara dikarenakan Andi Akbar dinilai secara sengaja melibatkan orang di instansi BPN Sulsel yang tidak memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas.

“Terdakwa secara sengaja melibatkan orang yang tidak kompeten dalam hal ini tenaga honorer bernama Ilham untuk melakukan tugas pengecekkan,” ujarnya saat membacakan amar putusan, Rabu 1 Februari 2017.

“Terdakwa Andi Akbar telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi. Terdakwa divonis 1 tahun penjara denda Rp50juta dan subsidaer 1 bulan penjara. Hukuman terdakwa dikurangi dengan hukuman yang sudah terdakwa jalani sebagai tahanan kota,” paparnya.

Setelah pembacaan vonis, terdakwa Andi Akbar langsung menyatakan menolak dan mengajukan banding atas putusan majelis hakim. “Saya menolak putusan dan menyatakan banding,” singkatnya.

Sekedar diketahui, Andi Akbar dan Abdul Samad diduga  secara bersama-sama melakukan permufakatan jahat menerbitkan SHM bodong di lahan sitaan negara, SHM itu bahkan berblangko asli BPN.  Adapun SHM yang bodong tersebut bernomor 28767 atas nama Sumiati Sudjiman, Marwin dan Muthalib serta SHM Nomor  28724 atas nama Deng Kopi, Cacce, Basse dan Sari.  SHM warga ini muncul di atas lahan sitaan negara seluas enam hektar di jalan Telkomas, Kelurahan Paccerakang Kecamatan Biringkanaya Makassar. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here